UniqMag
Perum Bojonegoro

Araop Geruduk Kantor KPUD Pamekasan

berita terkini
Suasana saat hearing
inf

PAMEKASAN, (suarajatimpost.com) - Sejumlah pemuda yang mengatas namakan sebagai Aliansi Masyarakat Oposis Pamekasan (Araop) melakukan audensi kekantor KPUD setempat  Sabtu (11/11).

Mereka menanyakan proses rekrutmen Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kabupaten Pamekasan yang menurut mereka sangat janggal dan tak rasional, karena ada salah satu peserta PPS yang lulus administrasi atas Nama Ahmad Jailani tapi yang ikut seleksi malah Miftahul Arifin dengan nomer peserta yang sama.

Zainullah ketua Aliansi Masyarakat Oposisi Pamekasan (Araop) menerengkan kedatangan mereka ke Kantor KPUD Kabupaten Pamekasan untuk menanyakan Kejanggalan - kejanggalan yang terjadi dalam proses seleksi administrasi bagi Calon - calon peserta PPS di Kabupaten Pamekasan karena mereka menemukan salah satu peserta yang lulus administrasi Bernama Ahmad Jailani akan tetapi yang ikut seleksi testulis malah Miftahul Arifin dengan nomer peserta yang sama.

"Ini kan menjadi lucu masak nomer peserta sama terus yang lulus administrasi bernama Ahmad Jailani tapi yang ikut seleksi tulis malah orang lain yaitu Miftahul Arifin kenapa ini bisa berubah ada apa dengan KPUD Pamekasan," ucapnya.

Zainul juga menambahkan kalau jawaba dari KPUD Pamekasa  sangat tidak Rasional dan tidak bisa bisa diterima dengan akal sehat, karena jawaban dari KPUD Pamekasan yang mengatakan ini hanya salah ketik dari staf kami karena saking banyaknya peserta PPS yang faftar di Kabupaten Pamekasan.

"Kami akan bawa temuan ini ketingkat selanjutnya yaitu Panwaslu, Insyaallah hari senin kami akan mengirim surat ke Panwaslu tentang kejanggalan yang kami temukan ini," imbuhny.

Sementara, Ketua KPUD Pamekasan. Muhammad Hamzah mempersilahkan mereka untuk melaporkan ketingkat selanjutnya yaitu Panwaslu sepanjang itu sesuai dengan aturan.

"Karena yang di atur dalam Undang - undang itu apa bila ada yang tidak puas atau kurang memuaskan maka kami mempersilahkan mereka untuk melaporkan kasus ini ke Panwaslu karena itu bagian dari Hak mereka," ujar Hamzah.

Reporter : Nur Halili
Editor : Ismi Fausiah
inf
Berita Sebelumnya Butuh Liburan Bareng Keluarga, Ayo ke Pantai Toraja Sumenep
Berita Selanjutnya Angka Stunting Tinggi, Dinkes dan Desa Jampit Bondowoso Jemput Bola Melalui Pos Gizi

Komentar Anda