UniqMag
ad

Tinggal di Gubuk Tak Layak Huni, Warga Guluk-Guluk Sumenep Ini Butuh Uluran Tangan

berita terkini
Mugadri saat duduk di depan gubuknya.
ad

SUMENEP, (suarajatimpost.com) - Mugadri (47) salah seorang warga Guluk-Guluk Barat, RT/RW 03/10 Kelurahan Guluk-guluk, Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur tinggal di gubuk bambu.

Pria yang sehari-hari sebagai takmir masjid di desa setempat itu tinggal di rumah yang tidak layak huni. 

Gubuk yang ditinggalinya saat musim hujan  atapnya bocor, dan dinding yang terbuat dari anyaman bambu sudah bolong-bolong, bahkan untuk tidur ketika hujan tidak bisa.

Bapak dua anak itu hanya bisa pasrah dengan nasibnya yang dijalani saat ini. 

“Ngak tahu ya, kapan saya bisa bangun rumah kayak yang lain,” tukasnya malu.

Selain berprofesi sebagai takmir masjid, Mugadri mengaku bekerja serabutan, seperti mencangkul dan juga apapun pekerjaan yang bisa dikaukan oleh dirinya dan bisa menghasilkan uang.

“Kan orang nyuruh saya mencangkul tidak tiap hari, sementara kebutuhan hidup sangat banyak, ditambah lagi satiap hari untuk uang saku anak sekolah,” jelasnya.

Suami dari Mardiyah itu berharap ada tangan-tangan iklas yang mau membantu untuk memperbaiki rumah sederhananya itu.

“Semuga ada yang bisa membantu keadaan saya ini, baik pemerintah desa ataupun pemerintah kabupaten mas,” harap Mugadri.

Penghasilannya sebagai pekerja serabutan itu, hanya pas pasan untuk menghidupi keluarganya yang berjumlah empat orang. Bahkan kadang tidak cukup untuk memenuhi kehidupannya.

Reporter : Rasyidi
Editor : Ismi Fausiah
ad
Berita Sebelumnya Kepala Desa Sumberjambe Jember, Pertanyakan Ambulan Desa yang Terparkir di Puskesmas
Berita Selanjutnya Puting Beliung 'Ngamuk', Puluhan Rumah Warga Sumenep Hancur

Komentar Anda