UniqMag
Genteng

Identitas Mayat Mengapung di Selat Bali Ternyata Warga Banyuwangi

berita terkini
Kasat Polair AKP. Subandi, saat menghantar jenazah ke keluarga korban
ad

BANYUWANGI, (suarajatimpost.com) - Penemuan mayat tanpa identitas yang mengapung di Selat Bali, Rabu (29/11), Pukul 13.00 WIB, berhasil dievakuasi Polairud Polres Banyuwangi bersama Tim BPBD Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Mayat yang semula belum diketahui identitasnya itu, kini telah diketahui. Dia adalah Poniyem (60) warga Dusun Kedasri, Desa Karangrejo, Kecamatan Blimbingsari. Identitas mayat bisa diketahui berkat kedatangan keluarganya ke RSUD Blambangan, (30/11), Pukul 09.00 WIB.

Menurut Kasatpolair Polres Banyuwangi AKP. Subandi, keluarga datang ke RSUD Blambangan karena mengenali ciri – ciri mayat tersebut. Setelah dilihat ternyata benar korban yang mengapung di Selat Bali itu adalah Poniyem, ibu kandung dari salah satu keluarga yang datang, bernama Selamet.

“Anak korban memastikan bahwa jika mayat itu adalah ibunya, setelah melihat ciri – ciri dan dua cincin serta baju yang dikenakan korban,” terangnya (30/11).

Sesuai keterangan dari keluarga korban, AKP. Subandi mengatakan, jika mayat yang sering lupa ingatan atau pikun ini, sebelum ditemukan mengapung di Selat Bali, sudah menghilang selama 3 hari usai berpamitan mencari kayu ke keluarganya ke sekitaran Pantai Blimbingsari.

“Pertama kali ditemukan, di tubuh korban tidak ditemukan ciri – ciri tanda kekerasan. Keluarga korban menerima peristiwa ini sebagai takdir dan meminta segera dilakukan proses pemakaman. Korban dimakamkan ke kampung halamannya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, mayat tanpa identitas berjenis kelamin perempuan berumur sekitaran 60 tahun ditemukan mengapung di Selat Bali. Mayat ini pertama kali diketahui awak KMP Trisila Bhakti yang berlayar dari Pelabuhan ASDP Gilimanuk Bali menuju Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi.

Mayat berhasil dievakuasi Polairud Polres Banyuwangi Bersama Tim BPBD Kabupaten Banyuwangi, setelah awak KMP Trisila Bhakti mengubungi petugas penyelamat tersebut. Setelah dievakuasi mayat yang semula tidak diketahui identitasnya ini dirujuk ke RSUD Blambangan.

Reporter : Yudi Irawan
Editor : Fani Wulandari
ad
Berita Sebelumnya Sulistyah Mantan TKI Taiwan Asal Blitar, Hidup Tanpa Batok Kepala
Berita Selanjutnya Satgaspam Lanudal Ringkus Dua Kurir Sabu di Bandara Juanda Surabaya

Komentar Anda