UniqMag
Perum Bojonegoro

Handicraft Rantang Ikan di Bondowoso Kurangi Angka Pengangguran

berita terkini
Kegiatan menganyam rantang ikan di Desa Bukor, Kecamatan Wringin Kabupaten Bondowoso Jawa Timur (Dokumentasi Hari)
inf

BONDOWOSO, (suarajatimpost.com) - Di Desa Bukor, Kecamatan Wringin Kabupaten Bondowoso Jawa Timur, ternyata ada sentra rantang ikan yang diminati oleh pengusaha ikan luar daerah. 

Menurut informasi warga sekitar, industri kreatif rumahan ini, sudah berjalan selama 2 tahun. Tidak heran sampai saat ini sudah mampu mengurangi angka pengangguran ibu rumah tangga dan remaja putri warga sekitar.

Tidak heran, masyarakat sekitar mampu menambah penghasilan tambahan. Bahkan, bisa menjadi ladang pencaharian tetap untuk menopang perekonomian warga sekitar sebagai penganyam.

Sayangnya, yang masih menjadi kendala untuk pemasaran masih belum bisa mejual sendiri. Harus menunggu pengepul datang dari luar daerah, sehingga harga jualnya masih terbilang rendah.

Beruntung, Kepala Desa Bukor ikut memberi motivasi dan mendukung usaha kecil yang dilakoni oleh masyarakatnya tersebut.

"Untuk peralatan dan pelatihan sudah dibantu oleh kepala desa. Sementara, sampai saat ini yang menjadi kendala adalah gudang penyimpanan dan permodalan untuk membeli bahan baku, ini yang kami harapkan dari Pemkab Bondowoso," papar Eko salah seorang pengusaha, Rabu (20/12/2017).

Selain itu, para pengusaha ini berharap, ada upaya dari dinas terkait, untuk terus memberikan motivasi kepada para pengusaha kecil agar bisa berkembang.

Sebelumnya, Anggota Komisi 4 DPRD Kabupaten Bondowoso, Sinung Sudrajad membenarkan kalau di daerahnya kaya akan industri kreatif.

"Hanya sampai saat ini, masih minim promosi dan publikasi. Sehingga, banyak masyarakat luar atau wisatawan tidak tau kalau Bondowoso memilki potensi yang luar biasa. Masih ada ratusan pengrajin karena belum terekspose saja," jelas Sinung.

Legislator PDIP Perjuangan ini yakin, jika dinas terkait mau menggandeng semua pihak untuk bisa dilibatkan, Bondowoso tidak akan kalah dengan kabupaten lain.

"Bondowoso yang terkenal kawah ijen dan republik kopinya. Nah, kalau wisatawan datang masyarakat sekitar melalui Pokdarwis (kelompok sadar wisata)  kita libatkan untuk memasarkan hasil karyanya, ini  akan menjadi luar biasa," harapnya.

Aktivis GMNI ini berkomitmen, akan terus memperjuangkan melalui legislatif, agar pemerintah bisa menambahkan angggaran untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) agar lebih berkembang.

Reporter : Imam Khairon
Editor : Ananda Putri
inf
Berita Sebelumnya Butuh Liburan Bareng Keluarga, Ayo ke Pantai Toraja Sumenep
Berita Selanjutnya Guru Honorer Jember Belum Lulus S1 Sudah Dapat SP?

Komentar Anda