UniqMag
Genteng

Dua Tokoh Nasional Tolak Tawaran Prabowo Maju Pilgub Jawa Timur

berita terkini
Mahfud MD (tengah) bersama bupati serta sejumlah pejabat teras kabupaten Sampang, (Foto diunduh dari gallery akun milik Mahfud MD).
ad

SURABAYA, (Suarajatimpost.com) - Bukan hanya Yenny Wahid, ternyata mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Mahfud MD kabarnya juga pernah ditawari Prabowo Subianto maju sebagai Calon Gubernur (Cagub) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018.

Namun Mahfud menolak tawaran pentolan Partai Gerindra tersebut.

Pernyataan itu Ia sampaikan dalam cuitan akun twitter resmi milik Mahfud menjawab pertanyaan salah seorang followernya.

"Benar, saya dihubungi sebelum Yenny dihubungi. Tepatnya sejak 6 november lalu saya dihubungi tapi saya menolak," tulis Mahfud.

Pria berdarah Madura tersebut juga menyelipkan humor dalam pernyataannya,"Nolaknya bukan nolak mentah-mentah, tapi nolak matang-matang," lanjutnya.

Menolak tawaran partai maju dalam perhelatan politik di tanah air dianggap hal yang lumrah terjadi, sehingga tidak perlu ada apresiasi apapun terkait masalah tersebut.

"Tak perlu apresiasi untuk saya karena penolakan itu, menolak kan biasa saja," pungkasnya.

Penolakan dua tokoh Nahdliyin tersebut menyebabkan Gerindra serta Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang rencanya akan membentuk poros ketiga hingga saat ini belum menentukan pasangan yang akan diusungnya, padahal tahap pendaftaran sudah akan dimulai 8 hingga 10 Januari pekan depan.

Hingga saat ini sejumlah partai telah mengumumkan pasangan Cagub mereka dalam Pilgub Jatim, yakni poros PDI Perjuangan bersama PKB mengusung Syaifullah Yusuf-Azwar Anas serta poros Partai Demokrat bersama Partai Golkar dan Nasdem mengusung Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak.

Reporter : Mokhamad Dofir
Editor : Ismi Fausiah
ad
Berita Sebelumnya Kampung Kopi Bondowoso, Strategi Peningkatan Ekonomi Masyarakat
Berita Selanjutnya Satgaspam Lanudal Ringkus Dua Kurir Sabu di Bandara Juanda Surabaya

Komentar Anda