UniqMag
PASANG IKLAN

ODGJ di Bondowoso Mendapat Pelayanan Kesehatan Sampai Sembuh

berita terkini
TKSK Kecamatan Curahdami saat mengevakuasi orang dengan gangguan jiwa di Desa Petung
inf

BONDOWOSO, (suarajatimpost.com) - Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Curahdami, Kabupaten Bondowoso terus melakukan asessment bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), agar bisa mendapat pelayanan kesehatan jiwa di RSUD dr Koesnadi.

Kamis (11/1), satu pasien ODGJ asal Desa Petung Kecamatan Curahdami, dievakuasi untuk mendapatkan perawatan dan pelayanan kesehatan, agar bisa kembali diterima di masyarakat, sebagaimana warga normal lainnya.

Elisa Widi Haryani, pendamping TKSK Curahdami melalui staff F-TKSK Kabupaten Bondowoso mengatakan, peran TKSK terus melakukan pendampingan, pengawasan dan mengawal pelayanan kesehatan bagi ODGJ di rumah sakit jiwa, sampai sembuh.

"Kami juga melakukan penguatan kepada ODGJ dan eks pasung, agar bisa kembali diterima dengan baik oleh masyarakat. Mereka semua harus mendapat perlakuan yang sama dan mengembalikan kepercayaan masyarakat, jika penyakit jiwa bukan untuk ditakuti, tapi untuk disembuhkan," tutur Moza, staff F-TKSK Kabupaten Bondowoso, Kamis (11/1).

Dengan bekerjasama dengan rumah sakit, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan tiga pilar kecamatan, seluruh TKSK berkomitmen untuk memberikan layanan kesehatan dan menyembuhkan semua pasien penyakit jiwa.

"Untuk ODGJ ini hanya segelintir saja dari 26 item tugas dari TKSK. Jadi, kami bukan hanya menyelesaikan masalah sosialnya saja, tapi kami juga mengcover layanan kesehatan apa saja yang telah diberikan kepada penderita penyakit jiwa, dengan mengintegerasikan layanan dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan BPJS kesehatan," ungkapnya.

Saat ini, pihaknya masih belum mengetahui pasti berapa jumlah penderita penyakit jiwa di  Bondowoso. Namun, TKSK seluruh kecamatan siap memberikan pelayanan sesuai tupoksinya.

"Saat ini, kami belum mengetahui secara pasti berapa jumlah penderita penyakit jiwa di Bondowoso. Tapi kedepan, seluruh TKSK di 23 kecamatan akan terus melakukan pendampingan kepada penderita penyakit jiwa sampai sembuh dan diterima kembali di masyarakat," tukasnya.

Selain itu, staf F-TKSK Kabupaten Bondowoso ini juga berharap perhatian dan dukungan dari pemerintah, untuk mengatasi persoalan ODGJ dan PMKS.

"Dukungan pemerintah sangat kami butuhkan, agar permasalahan kesejahteraan sosial di Bondowoso bisa teratasi," pungkasnya.

Reporter : Rizki Ardian
Editor : Ismi Fausiah
inf
Berita Sebelumnya Wazilah Sang Perempuan Tuna Netra Hidup Sebatangkara
Berita Selanjutnya Pemuda Sumenep Ini Hendak Curi Scopy, Hasilnya Babak Belur

Komentar Anda