UniqMag
PASANG IKLAN

Cash for Work, Dana Desa di Bondowoso Ditargetkan Cair Awal Februari

berita terkini
Bupati Bondowoso saat memberikan sambutan usai melantik 4 Kades di Pendopo
inf

BONDOWOSO, (suarajatimpost.com) - Ada yang menarik kala Bupati Bondowoso, Amin Said Husni memberikan sambutan, usai melantik 4 Kepala Desa di pendopo. Dirinya mengungkapkan, saat ini pemerintah pusat tengah menerapkan program cash for work dalam pencairan dana Desa.

Menurut Bupati, Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan menginginkan program cash for work dana desa yang bisa memberikan dampak pada pemberdayaan masyarakat, melalui pembangunan yang dikerjakan swakelola.

“Artinya, kalau bisa dana desa itu dikelola dengan swakelola, menggunakan tenaga masyarakat setempat untuk bergotong royong dan menggunakan dana desa sebagai upah kerja,” ujarnya, Senin (15/1).

Penerapan program swakelola ini, lanjut Bupati, dipredikasi akan menurunkan angka pengangguran di desa dan mendorong masyarakat lebih produktif.

“Jika ini diterapkan, masyarakat akan sejahtera, dan saya yakin potensi desa bisa dikelola secara maksimal,” tambahnya.

Sementara, menurut Asisten I Pemkab Bondowoso, penerapan program ini, akan merubah pola pencairan dana desa tahun 2018. Dimana saat ini, pemerintah pusat menginginkan ada pencairan di bulan Januari sebesar 20 persen, agar pemerintah desa bisa menjalankan program padat karya di awal tahun.

“Konsepnya, pekerjaan dari dana desa diharapkan dikerjakan secara swakelola, agar bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Tahap pencairan dana desa di termin pertama sebesar 20 persen, termin kedua 40 persen dan termin ketiga 40 persen,” kata Agung Trihandono.

Menyikapi hal tersebut, Pemkab Bondowoso melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) akan menggenjot semua desa di 23 kecamatan, agar secepatnya melengkapi beberapa dokumen persyaratan pencairan dana desa.

“Target kami awal Februari semua desa bisa cair. Oleh karena itu, atas intruksi Bupati, mulai besok, setiap hari semua Kepala Desa, operator dan bendahara di 2 kecamatan kita panggil ke DPMD, agar menyelesaikan dan melengkapi semua persyaratan yang diperlukan,” pungkasnya.

Reporter : Rizki Ardian
Editor : Ismi Fausiah
inf
Berita Sebelumnya Air Terjun Pengantin, Destinasi Wisata Air Terjun Unik Kabupaten Ngawi
Berita Selanjutnya Kecelakaan Bis Mini dan Motor, Dua Warga Sumenep Meninggal Dunia

Komentar Anda