UniqMag
HPN DEMOKRAT

Susun Rencana Kerja, Seluruh OPD di Bondowoao Diskusi Bareng Bupati

berita terkini
Bupati Amin Said Husni saat memberikan sambutan sama FGD pembangunan perekonomian Pemkab Bondowoso di Ijen View
iklan3

BONDOWOSO, (suarajatimpost.com) - Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemerintah Kabupaten Bondowoso, hadir dan mengikuti Focus Group Discussion (FGD) tentang pembangunan ekonomi di Kabupaten Bondowoso, Sabtu (20/1) di resto hotel Ijen View.

Diskusi ini digelar dalam rangka penyusunan rencana kerja Pemkab Bondowoso tahun 2019, dengan tajuk peningkatan pertumbuhan ekonomi, daya saing dan kesejahteraan masyarakat, yang didukung pembangunan infrastruktur yang berwawasan lingkungan.

Dalam forum diskusi ini, Bupati Amin Said Husni memaparkan statistik semua sektor untuk didiskusikan agar terus berkembang. Sehingga bisa mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), bisa maksimal.

"Semua sektor yang berpotensi untuk meningkatkan perekonomian di Kabupaten Bondowoso, harus dikembangkan dan ditingkatkan. Hasil dari diskusi ini nanti kita breackdown untuk diaplikasikan dalam sebuah program pembangunan yang efisien dan efektif," kata Bupati.

Menurut Bupati, beberapa sektor yang menjadi fokus Pemkab Bondowoso adalah pertanian, salah satunya kluster kopi dan beras organik. 

Bupati dua periode ini bahkan, ingin melindungi petani kopi dari buyer yang merugikan masa depan petani, dengan Peraturan Daerah (Perda) kluster kopi. 

"Sektor ini sangat berpotensi besar dalam pembangunan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, nanti ada Perda dan BUMD yang bisa mengatur tata niaga perkopian di Bondowoso secara fair," imbuhnya.

Untuk upaya pengembangan, selain kopi Ijen Raung yang mulai dikenal di manca negara, saat ini Pemkab Bondowoso melalui Dinas Pertanian, tengah merencanakan tata ruang baru untuk kopi argopolitan di kaki gunung Argopuro.

"Kita merencanakan untuk membuka tata ruang kopi Argopuro. Oleh karena itu, diakhir kepemimpinan ini, saya berharap kepemimpinan yang akan datang memiliki komitmen tinggi untuk mengembangkan kluster kopi di Bondowoso," tukasnya.

Disisi lain, Amin Said juga menyinggung beras organik yang selangkah lagi bisa go internasional dan diyakini mampu mengangkat perekonomian masyarakat petani.

"Tahun ini lahan padi organik kita mencapai 105 Ha dan sudah lolos sertifikasi organik internasional. Nanti kita juga akan kuatkan di sektor on farm dan off farm nya," tambahnya.

Di sektor lain, Bupati juga menyinggung pariwisata yang ditekankan untuk terus dikembangkan. Tak hanya itu, Amin Said Husni juga menegaskan agar, jangan sampai masyarakat Bondowoso menjadi penonton di negeri sendiri.

"Kita harus berinovasi dan berkreasi dalam meningkatkan sektor pariwisata untuk meningkatkan pembangunan ekonomi masyarakat. Kita harus punya ide-ide 'gila' untuk mengembangkan sektor ini," pungkasnya.

Dalam forum diskusi ini, Pemkab Bondowoso menghadirkan 3 narasumber dari beberapa universitas ternama di Jawa Timur. Selain itu, semua Kepala OPD tampak berdiskusi dan bertanya jawab dengan narasumber, untuk mencari solusi dalam mengembangkan pembangunan ekonomi Kabupaten Bondowoso.

Reporter : Rizki Ardian
Editor : Ismi Fausiah
iklan3
Berita Sebelumnya Wazilah Sang Perempuan Tuna Netra Hidup Sebatangkara
Berita Selanjutnya PPNH Peleyan Situbondo Sabet 4 Juara Lomba Antar Pesantren

Komentar Anda