UniqMag
PASANG IKLAN

Bersama Petani, Dandim 0828/Sampang Gelar Rakor Program Dana Pinjaman dari Perbankan

berita terkini
Rakor terkait program dana pinjaman untuk pertanian di Makodim 0828/Sampang
inf

SAMPANG, (suarajatimpost.com) – Kabar bahagia untuk para petani di Sampang. Mereka kini bisa memanfaatkan kredit usaha rakyat (KUR) Tani yang akan digelontorkan Bank BRI. Melalui program ini, BRI berharap bisa membantu petani yang kerap terkendala permodalan untuk biaya operasional pertanian.

Rakor terkait program dana pinjaman untuk pertanian tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0828/Sampang Letkol Inf Indrama Bodi yang dihadiri Kepala Dinas Pertanian Hari Suyanto, pihak BRI Sampang Bari Indro Pratomo, pihak Bulog Pamekasan Syafarudin Arif, Kasdim Mayor Inf Kukuh, seluruh Danramil serta Danpos, perwakilan mantri tani dan juga mitra tani pengepul gabah.

Bari Indro Pratomo mengatakan, pihaknya menawarkan pinjaman dengan suku bunga yang sangat murah (Dana KUR) untuk Gapoktan. Menurutnya, BRI akan membantu pengepul padi untuk modal dalam pembelian gabah dengan suku bunga murah.

"Untuk program ini yang menjadi jaminan adalah pihak Kodim. Namun, program ini kami belum mengetahui berapa bunga yang pastinya apakah hanya untuk penguatan pangan atau yang lainnya," kata Bari Indro Pratomo.

Sementara itu, ​salah satu kelompok tani, H Sidik mengatakan, untuk realisasi yang disampaikan oleh perbankan memang bagus, namun tidak sesuai dengan dilapangan.

"Untuk peminjaman itu, biasanya pasti ada jaminannya," ujar H Sidik secara singkat.

Ditempat yang sama, perwakilan Bulog Syafarudin Arif menyatakan bahwa, pihaknya siap menampung pengiriman gabah dari Gapoktan, kapan saja.

"Kami juga akan memfasilitasi Gapoktan untuk masalah dana pembelian kepada pihak perbankan," tuturnya.

Terpisah, menurut Letkol Inf Indrama Bodi program tersebut sangat membantu petani dalam pemenuhan ketahanan pangan. Untuk program ini Kodim menjadi Mitra perbankan.

"Silahkan dikoordinasikan dengan baik, kami harap untuk alat ukur mohon diberi tahu karena selama ini kami belum pernah melihat alat tersebut dan kami harap pada mitra tani agar mampu untuk menyerap gabah dalam sehari sebesar 10 Ton," kata Dandim.

Eko salah satu Mitra Tani juga menyampaikan bahwa, semakin lama proses penjualan itu merupakan keuntungan petani dan seandainya petani disuruh milih setor gabah apa beras pasti memilih beras.

"Kami berharap kepada pihak Bulog agar  bisa menerima beras seperti dulu," harapnya.

Kepala Dinas Pertanian Hari Suyanto mengungkap yang menjadi agenda besar, bahwa pihaknya akan melaksanakan panen Raya Forkopimda yang akan dilaksanakan pada Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 08.30 WIB.

"Mohon Bapak Danramil bisa membantu dalam penyimpanan acara panen raya ini. Untuk undangan Forkopimda berangkat dari pendopo Bupati bersama-sama ke lokasi," himbaunya.

Reporter : Juma'adi
Editor : Abdus Salam
inf
Berita Sebelumnya Air Terjun Pengantin, Destinasi Wisata Air Terjun Unik Kabupaten Ngawi
Berita Selanjutnya Kecelakaan Bis Mini dan Motor, Dua Warga Sumenep Meninggal Dunia

Komentar Anda