UniqMag
Perum Bojonegoro

Jika Mokong, Penambangan Pasir Ilegal di Kasiman Bojonegoro Akan Diberhentikan

berita terkini
Kasatpol PP Bojonegoro Achmad Gunawan
inf

BOJONEGORO, (suarajatimpost.com) - Penambangan pasir darat yang menggunakan alat berat sebanyak 4 titik lokasi di Kecamatan Kasiman sudah diberi sanksi tertulis oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Kasatpol PP Bojonegoro Achmad Gunawan, mengatakan bahwa sudah ada 3 minggu yang lalu dirinya mendatangi aktivitas tambang tersebut.

"Selepas kami datangi, mereka kami tanya mengenai perizinanya dan tidak bisa menunjukkan, saat itu juga kami beri surat peringatan dan kami minta untuk menghentikan aktifitas penambangan sampai izin sudah mereka kantongi," ujarnya.

Terkait dengan siapa yang berhak menghentikan dan bisa memberhentikan itu adalah dari Provinsi atau aparat penegak hukum.

"Kami sudah mengirim surat tembusan ke Polres, Bupati, Satpol PP Provinsi dan ESDM Provinsi," ungkapnya.

Menurutnya, surat yang diberikan berupa sanksi peringatan, jika mereka masih beraktivitas maka akan diberikan surat lagi (tenggang waktu per surat 7 hari) sampai yang ke 3 kalinya.

"Jika memang sampai dengan surat yang ke 3 kalinya mereka masih beroperasi, maka yang berhak menghentikan adalah yang kami kirimi surat tembusan yakni dari Propinsi atau penegak hukum yang ada di Bojonegoro," tegasnya.

Achmad Gunawan Kasatpol PP saat ditemui di ruanganya Selasa (13/02/18) siang

Reporter :
Editor : Ismi Fausiah
inf
Berita Sebelumnya Butuh Liburan Bareng Keluarga, Ayo ke Pantai Toraja Sumenep
Berita Selanjutnya Angka Stunting Tinggi, Dinkes dan Desa Jampit Bondowoso Jemput Bola Melalui Pos Gizi

Komentar Anda