UniqMag
Perum Bojonegoro

Begal Sadis di Jember Ternyata Seorang Pelajar

berita terkini
Seorang pelajar saat di amankan polisi
inf

JEMBER, (suarajatimpost.com) - Dikenal bengal dan diketahui selama 4 bulan tidak sekolah, pelajar berinisial MAA (16) malah bertindak kriminal dengan membegal dan membawa kabur motor milik temannya sendiri. 

Tidak hanya membegal, tersangka juga dengan tega melukai korbannya dengan menusuk punggung dan ketiak menggunakan sebelah pisau.

Diketahui tersangka adalah warga Desa Curahkalong, Kecamatan Bangsalsari. Sementara RH selaku korban, adalah teman satu sekolahnya. 

Informasi tersebut, didapat dari pengakuan MAA, saat itu dirinya minta tolong untuk diantarkan ke sungai yang berjarak 100 meter dari tempat bertemunya korban dan tersangka.

“Saat berboncengan itu, tersangka mengeluarkan pisau yang sudah dibawanya dari rumah, untuk melukai korban,” ujar Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat rilis di Polres Jember, Rabu (21/3).

Tusukan pertama, kata Kusworo, melukai punggung korban, dan tusukan kedua melukai bagian bawah ketiak sebelah kiri. Setelah ditusuk menggunakan pisau itu, korban merasa kesakitan dan menghentikan laju motornya untuk berlari meninggalkan tersangka.

“Sedangkan tersangka, langsung menguasai motornya, dan berniat untuk dibawa lari. Selanjutnya bermaksud untuk menjual motor (hasil pembegalan itu) kepada rekannya,” ucapnya.

Namun tidak jauh dari lokasi tersangka melakukan pembegalan itu, ada sekumpulan warga yang mengetahui tindak kriminal tersangka itu.Warga pun menghubungi Mapolsek Bangsalsari, dan tersangka langsung diamankan oleh petugas.

“Selanjutnya petugas Polsek Bangsalsari mengamankan tersangka dengan mendatangi TKP. Tersangka dan barang bukti selanjutnya dibawa ke mapolsek,” jelasnya.

Tindakan pembegalan yang dilakukan oleh tersangka, dilakukan dengan niatan untuk menguasai motor milik korban. Tidak ada motif dendam ataupun motif yang lain. Selanjutnya karena tersangka masih di bawah umur, maka tindak pidana yang akan dilakukan melalui proses peradilan anak.

“Pihak keluarga, yakni bapak korban kita hadirkan untuk proses pemeriksaan terhadap tersangka. Lain-lain kita masih melakukan pengembangan kasus,” katanya.                         

Terkait nantinya motor hasil curian tersebut akan dijual kepada siapa, dan siapa yang nantinya menjadi penadah dari barang-barang curian tersebut.

Lebih jauh Kusworo menyampaikan, terkait tindakan seorang warga yang melaporkan tindakan tersangka dan tidak main hakim sendiri dengan menunggu kedatangan polisi, selanjutnya Polsek Bangsalsari diminta untuk mencari warga tersebut.

“Warga itu akan saya beri penghargaan, karena tindakannya itu cerdas dan pintar dalam menyikapi (kasus tindak kriminal dengan tidak main hakim sendiri),” tuturnya.

Reporter : Imam Khairon
Editor : Arifin Angwa
inf
Berita Sebelumnya Butuh Liburan Bareng Keluarga, Ayo ke Pantai Toraja Sumenep
Berita Selanjutnya Concrete Block Sudah Mulai Terpasang Rapi

Komentar Anda