UniqMag
PASANG IKLAN

Di Bondowoso, ada Sentra Buah Durian Melimpah dan Sangat Murah

berita terkini
Buah durian rasa ketan punel, Dusun Kowanyar, Desa Brambang Darussalam, Kecamatan Tlogosari
KPU Jombang

BONDOWOSO, (suarajatimpost.com) - Kabupaten Bondowoso ternyata sangat banyak memiliki potensi yang terpendam, yang sampai saat ini masih belum diketahui masyarakat luas.

Seperti yang ada di Dusun Kowanyar, Desa Brambang Darus Salam, Kecamatan Tlogosari. Di tempat ini, banyak kekayaan hasil bumi yang menjanjikan.

Walaupun kondisi medan jalan curam dan menantang nyali untuk melewatinya, Tetapi, semua itu akan terbayar dan menjadi sensasi tersendiri jika sampai di tempat tujuan.

Maklum saja, dusun yang didiami sekitar 400 kepala keluarga ini, bisa dikategorikan sebagai desa terisolir dan terpencil.

Di tempat ini, ternyata ada sentra durian lokal yang memiliki rasa ketan punel, dimana rasanya memiliki rasa khas tersendiri tidak sama dengan tempat lain. Legit, tekstur daging sangat terasa dilidah dan membuat penikmatnya dijamin ketagihan.

Harganya pun,  juga sangat murah dan terjangkau, tidak perlu merogoh uang saku terlalu dalam. Ya, cukup Rp 7000 per buah, anda sudah dijamin puas makan di bawah pohonnya.

Tidak heran, jika orang nomor satu di desa ini getol memperjuangkan bagaimana desa yang dia pimpin bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah khususnya jalan.

“Kami sudah berjuang bagaimana khusus Dusun Kowanyar, Desa Brambang Darussalam, Kecamatan Tlogosari ini,  bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah terkait jalan. Kami punya mimpi, ingin membuat desa wisata durian di tempat ini,” papar Mulyadi, kepala desa setempat.

Kata Mulyadi, jumlah pohon durian yang tersebar di desanya diatas 5000 pohon. Sehingga, pada musim panen tidak heran jika durian sangat melimpah dan murah sekali.

Kondosi Jalan Dusun Kowanyar, Desa Brambang Darus Salam, Kecamatan Tlogosari

Kondisi Jalan Dusun Kowanyar, Desa Brambang Darus Salam, Kecamatan Tlogosari, Kabupaten Bondowoso

“Di Jember yang terkenal di Sumberjambe, saya kira di desa saya ini jumlahnya tidak akan kalah. Bahkan, rasa dan harganya pun, bisa dibandingkan ada yang Rp 5000 tergantung besar kecilnya. Pokoknya datang langsung. Yaitu, jalannya masih hancur,” ucapnya, Selasa (26/03/2018) siang.

BACA JUGA : Begini Harapan Masyarakat Brambang Darussalam Kepada Calon Bupati Bondowoso Terpilih

Kalau ingin murah lagi dan dibuat bisnis, lanjutnya, bisa langsung datangi pemilik pohon dan diborong satu pohon dalam satu musim panen.

“Banyak lho, dari luar daerah membeli satu pohon selama musim panen. Ada yang harga Rp 3.000.000 isinya bisa isi 1000 buah, tergantung kesepakatan harga, kalau boleh saya katakan pusat durian Bondowoso ada di desa saya,” akui Mulyadi.

Dirinya juga punya gagasan, ingin mengembangkan potensi durian yang ada agar bisa bertahan lama dan bisa dinikmati di pasaran walaupun tidak musim panen.

“Kami sudah ada seorang pengusaha, mau bekerjasama dibuat semacam dodol durian yang dikemas sedemikian rupa memakai bahan durian asli  Desa Brambang Darussalam, dengan begitu desa kami akan dikenal,” paparnya.

Dirinya berharap, pemerintah bisa mencarikan jalan kepada masyarakatnya khusus ases jalan. Dengan harapan, potensi buah durian yang ada di desanya lebih dikenal lagi.

"Dukungan dinas terkait kami tunggu. Ini adalah kebanggaan kita, potensi ini sangat-sangat menjanjikan apabila dikembangkan, tidak akan kalah sama Jember dan Banyuwangi, sekarang tinggal bagaimana kita mengemasnya menjadi wisata kampung durian, agar wisatawan tertarik," harapnya.

 

Reporter : Imam Khairon
Editor : Arifin Angwa
inf
Berita Sebelumnya Butuh Liburan Bareng Keluarga, Ayo ke Pantai Toraja Sumenep
Berita Selanjutnya Sosialisasi dan Publikasi KPU Bondowoso, Dinilai Kurang Merata

Komentar Anda