UniqMag
Perum Bojonegoro

Dinas Perikanan Pamekasan Adakan Workshop Budidaya Lele Sistem Intensif 2018

berita terkini
Kadis Perikanan Kabupaten Pamekasan Saat Memberikan Sambutannya
inf

PAMEKASAN, (suarajatimpost.com) - Semakin meningkatnya permintaan ikan lele konsumsi dari tahun ketahun, Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan mengadakan acara Workshop yang bertujuan meningkatkan wawasan dan keterampilan serta teknik budidaya lele sistem Intensif di kantor Balai Benih Ikan (BBI) di jalan Desa Teja Timur Pamekasan Madura Jawa Timur.

Acara Workshop Budidaya Lele dengan sistem Intensif ini dibuka langsung oleh kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan, Ir. Nurul Widiastuti, acara ini juga menghadirkan Dekan Fakultas Ekonomi UNIRA Pamekasan, sekaligus Owner Sentra ikan dan Camilan "BASARAYA" Dr. Drs. Ec. H. Gazali, MM sebagai pemateri Mental Wira Usaha. Hadir pula Koordinator BBI Teja Timur, Saiful Bari sebagai pemateri "Teknik Budidaya lele sistem Intensif". 

Kabid Pemberdayaan Pembudidayaan Ikan, Lutfie Asyari SPi dalam sambutannya mengatakan bahwa, untuk 3 tahun terakhir ini, permintaan ikan lele konsumsi di Kabupaten Pamekasan cukup signifikan.

"Melonjaknya permintaan ikan lele konsumsi di pasaran tentunya dipengaruhi oleh beberapa hal penting, misalnya hasil tangkapan ikan oleh para nelayan akhir-akhir ini semakin menurun, ditambah lagi harga ikan daging, seperti daging ayam dan daging sapi semakin melonjak naik," terangnya.

Sementara melalui Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan, Nurul Widiastuti menjelaskan bahwa, berdasarkan pendataan dari Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan terhadap 80% pembudidaya dan 33 pedagang kaki lima, maka diketahui ada sekitar 90 ton/bulan mereka membutuhkan ikan lele.

"Di tahun 2011 Pemkab melalui kami Dinas Perikanan sudah membidik pengembangan ikan air tawar, salah satunya adalah budidaya ikan lele dengan menggunakan kolam terpal sebagai medianya," jelasnya.

Menurutnya dari tahun 2011 - 2015 program pengembangan budidaya ikan air tawar di fokuskan pada peningkatan produksi melalui perluasan kawasan agar masyarakat tertarik untuk membudidaya ikan air tawar berupa ikan lele.

"Di tahun 2011 hasil produksi ikan lele kurang lebih berkisar 200 ton, dan berdasarkan data terakhir ditahun 2017 produksi ikan lele semakin meningkat hingga mencapai 1000 ton dengan jumlah pembudidaya sekitar ada 337 orang, dari inilah perlu adanya pembinaan secara terus menerus dari Dinas Perikanan Pamekasan," ucapnya.

Pihaknya berharap agar pembudidaya ikan air tawar yang hadir mengikuti acara workshop saat ini, bisa lebih mengoptimalkan hasil panen ikannya.

"Saya berharap kepada pembudidaya ikan air tawar yang hadir mengikuti Workshop saat ini, utamanya wilayah non pesisir bisa lebih semangat lagi dengan mengikuti arahan serta teknik dan anjuran kami, sehingga hasil panen ikannya kedepan semakin meningkat, apalagi untuk saat ini tingkat konsumsi makan ikan mencapai 34,97 kg/kapita/tahun, sehingga ditahun 2019 target konsumsi ikan diharapkan mencapai 40kg/kapita/tahun," pungkas Ir. Nurul Widiastuti Alumni IPB Bogor Jurusan Budidaya Ikan.

Reporter : Nur Halili
Editor : Ananda Putri
inf
Berita Sebelumnya Butuh Liburan Bareng Keluarga, Ayo ke Pantai Toraja Sumenep
Berita Selanjutnya Angka Stunting Tinggi, Dinkes dan Desa Jampit Bondowoso Jemput Bola Melalui Pos Gizi

Komentar Anda