UniqMag
Perum Bojonegoro

Sidang Pembobol Situs Mabes Polri Ditunda

berita terkini
Terdakwa saat menghadiri sidang pemeriksaan saksi.
inf

LAMONGAN, (suarajatimpost.com) - Trisna Handyarto (19) remaja asal Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran Lamongan ini membobol situs Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabespolri).

Trisna memaparkan bahwa sebelum membobol webset Mabes dia berkenalan dengan HR (DPO) di media social facebook. 

Dalam hal ini HR merupakan penjual Backdor website untuk dapat masuk ke dalam situs web sebagai admin.

Trisna mengaku bahwa dia membeli script backdoor hanya dengan pulsa 10000 rupiah/script 

"Saya melakukan penjebolan di warnet Javanet, jl blimbing No. 116, Paciran, Kabupaten Lamongan pada tanggal 18 Desember 2017, pada saat itu saya menanyakan kepada HR bahwa dia juga menguasai salah satu situs POLRI atau tidak, melalui messenger facebook," tuturnya.

Ia menambahkan, H menjawab bahwa dia memiliki situs POLRI dan dihargai Rp. 20.000 dalam bentuk pulsa Handphone, setelah itu saya megirim pulsa kepada HR, kemudian saya menerima backdoor untuk mengakses situs Mabespolri," imbuhnya.

Sementara, Penasehat Hukum Terdakwah Atip, mengatakan bahwa Hari ini Kamis (26/04), kasus Trisna Handyarto sudah memasuki agenda sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Lamongan.

Namun karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum dapat menghadirkan saksi, maka Ketua Majelis menunda sidang. 

"JPU diberi waktu 1 minggu untuk menghadirkan saksi, jadi kamis depan kita sudah sidang lagi," pungkasnya.

Reporter : Redaksi
Editor : Winzani
inf
Berita Sebelumnya Butuh Liburan Bareng Keluarga, Ayo ke Pantai Toraja Sumenep
Berita Selanjutnya Angka Stunting Tinggi, Dinkes dan Desa Jampit Bondowoso Jemput Bola Melalui Pos Gizi

Komentar Anda