UniqMag
PASANG IKLAN

Pembagian Rastra Diduga Tak Merata, Ini Kata mantan RT dan Sekdes Balongrejo Bojonegoro

berita terkini
Sukarno, mantan RT 12/ RW 04 Dusun Bangsri.
inf

BOJONEGORO, (suarajatimpost.com) - Pembagian Beras Sejahtera (Rastra) di Desa Balongrejo Kecamatan Sugihwaras, Bojonegoro nampaknya belum merata ke semua warga miskin.

Berdasarkan informasi, ada sebanyak 383 jumlah warga miskin di Desa Balongrejo Kecamatan Sugihwaras yang mendapat rastra. Namun ada sebagian yang belum masuk daftar tersebut.

Salah satunya, adalah Suparman, warga Dusun Bangsri, RT 12, RW 04, Desa Balongrejo, Sugihwaras, Bojonegoro yang juga tidak lagi mendapat jatah rastra. Padahal sebelumnya ia mendapatkannya.

Mantan RT 12/ RW 04 Dusun Bangsri, Sukarno (45) mengatakan kalau Pemdes Desa Balongrejo mengunakan data yang lama, mestinya Suparman tetap termasuk penerima rastra tersebut.

"Saya jadi RT itu 2012, data raskin yang sekarang dirubah jadi rastra tersebut kelihatanya data 2011, karena pengajuan Raskin dulu itu di tahun 2011, kalau ngomong itu data baru yaa ngak adil mas, banyak loh warga miskin Balongrejo yang belum mendapatkanya, justru pembagian kemarin itu data 2011 mas, tapi gimana lagi saya kan sudah tidak menjabat RT mas, tidak bisa membela mereka," ujarnya.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Suparman (40), dia menduga dirinya diangap kaya dan mampu.

"Kalau memang saya diangap sudah mampu ya tidak apa-apa, tapi tolong jangan tebang pilih, di RT saya banyak yang mampu dan rumahnya keramik, sepeda motornya bagus-bagus, dia lebih kaya dari saya, dia dulu dapat sekarang juga dapat, tapi kenapa yang hak saya distop, padahal saya biasa-biasa saja dan tidak punya sawah garapan," gerutunya.

Sementara, Sekertaris Desa Balongrejo Agus Sujoko membenarkan bahwa Suparman sudah tidak mendapatkannya.

Dalam pembagian Beras Sejahtera nama Suparman tidak tercantum dan tidak ada, jadi ia tidak menerima haknya. 

Menuruntya, Pemerintah Desa juga tidak tahu kenapa hal ini terjadi. Pembagain terakhir total yang dibagi oleh Desa ada 383 KK, per KK-nya mendapat 30 Kilo gram.

"Hal masalah Suparman, kemarin sudah kita pangil di Balai Desa dan memang nama beliau tidak tercantum dan tidak ada di data, data ini bukan dari Desa tapi data ini dari Dinsos Bojonegoro, kita tingal membagikan saja mas," ujarnya.

Reporter : Mustakim
Editor : Ismi Fausiah
inf
Berita Sebelumnya Butuh Liburan Bareng Keluarga, Ayo ke Pantai Toraja Sumenep
Berita Selanjutnya Jejalkan Semangat Usaha Lewat Jajanan Khas Jarak Dolly Surabaya

Komentar Anda