UniqMag
Perum Bojonegoro

Guru Honorer Jember : Apa Salah Kami, Haruskah Kami Dikorbankan

berita terkini
Yuliana, Guru GTT SDN Sidomulyo 9 Kecamatan Silo saat dirawat intensif di RSD dr.Soebandi pasca kecelakaan
inf

JEMBER,(suarajatimpost.com) -  Peristiwa kecelakaan yang menimpa Yuliana, salah seorang Guru GTT SDN Sidomulyo 9 Kecamatan Silo saat perjalanan mengambil Surat Penugasan (SP) ke Pemkab Jember memunculkan keprihatinan dari sejumlah pihak.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua GTT Kategori 2 Kecamatan Ledokombo M. Kholil. Dirinya sangat menyayangkan kejadian yang menimpa sahabat seperjuangannya itu.

"Kita kan hanya ingin membantu sekolah dalam hal administrasi (Bantuan Operasional Sekolah) BOS untuk mendapatkan SP. Kok malah kami yang kesannya direpotkan," keluh Kholil, Selasa (04/06/2018) disela-sela kunjungan ke Yuliana.

Kholil juga menceritakan, terkait beberapa kejadian sebelumnya yang menimpa teman-temannya yang juga sempat menjadi korban, karena memperjuangkan nasibnya.

"Bahkan diantara kami harus ada yang kecelakaan. Belum kesampaian cita-cita menjadi PNS sudah meninggal. Apa salah kami, haruskah kami dikorbankan hanya gara-gara ingin pengakuan," ujarnya dengan nada memelas.

Sementara Ketua Ormas Republik Lukman Hakim, saat dikonfirmasi justru lebih cenderung meminta birokrasi untuk introspeksi diri.

Kata Lukman, kejadian yang menimpa Yuliana itu, cukup menjadi pelajaran dari semua pihak, untuk bisa berbenah lagi terkait kebijakan berikutnya demi kenyamanan bersama.

"Sebetulnya, kan ada Pengawas,K3S, PGRI atau kepala sekolah yang bisa dilibatjan terkait pembagian SP itu, dengan begitu guru tidak harus berbondong-bondong antre hanya demi mendapatkan SP, " tegas Lukman.

Aktivis Pendidikan ini juga megaku akan terus melakukan kritik membangun, agar mekanisme birokrasi Kabupaten Jember lebih efektif dan efisien lagi, tanpa harus merepotkan.

"Itu harapan kami. Sesuai komitmen awal, kami akan tetap solid berjuang bersama GTT, sampai para GTT bisa menemukan arah yang jelas, terkait kesejahteraan sebagaimana dijanjikan oleh Bupati Jember sebelumnya," tukasnya.

Reporter : Imam Khairon
Editor : Winzani
inf
Berita Sebelumnya Butuh Liburan Bareng Keluarga, Ayo ke Pantai Toraja Sumenep
Berita Selanjutnya Polda Jatim Ungkap Kasus Penggandaan Uang dengan Empat Korban

Komentar Anda