UniqMag
Perum Bojonegoro

Saat Membagikan Zakat Fitrah, Begini Kebudayaan yang Suguhkan Bupati Sumenep

berita terkini
Bupati Sumenep, A. Busyro Karim bersama Ibu TPPKK Nurfitriyana Busyro saat hendak membagikan zakat
inf

SUMENEP, (suarajatimpost.com) - Ada yang berneda dalam penyaluran zakat fitrah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Pasalnya, saat penyaluran zakat kepada fakir miskin, Bupati Sumenep, berserta jajarannya menggunakan pakaian khas keraton, bahkan Bupati Sumenep, A Busyro Karim diarak dengan berbagai musik klasik adat, seperti hadrah.

 

Bupati Sumenep, A. Byusro Karim menjelaskan, penyerahan zakat fitrah kraton itu tidak hanya dilestarikan saja, melainkan, para raja-raja tempo dulu ingin memberikan contoh terhadap masyarakat untuk melaksanakan zakat.

 

"Jadi, zakat fitrahnya dibawa dari kraton ke masjid jamik ini agar bisa diketahui oleh masyarakat dan masyarakat sendiri bisa  melaksanakannya," terangnya, Senin (11/6).

 

Pengasuh Pondok Pesantren Al Karimiyyah itu menambahkan, masyarakat tidak hanya bagaimana melakukan dan melaksanakan zakat fitrah, tapi itu siar islam, agar islam terus menggemma ditengah tengah masyarakat Kabupaten Sumenep.

 

"Kalau kita bisa terus melestarikan zakat fitrah ini maka suatu hal yang mulia. Karena disini sudah ada contoh konkrit dari raja untuk berzakat. Sebab cerita dulu penyerahan zakat di malam hari dengan menggunakan obor," imbuhnya.

 

Sementara Kepala Dinsos Sumenep, R. Aminullah menyampaikan, dilaksanakannya penyerahan zakat fitrah menumbuhkan rasa saling berbagi untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu dan memberikan nilai positif dalam hal sadaqah.

 

"Masyarakat yang kurang mampu merasa terbantu dan begitu pula sebaliknya masyarakat yang mampu bisa saling berbagi. Sementara pengumpulan hasil zakat yang terkumpul sebesar Rp 85.560.000 juta atau 2.820.000 ribu paket," pungkasnya.

 

Reporter : Hairul Arifin
Editor : Ismi Fausiah
inf
Berita Sebelumnya Butuh Liburan Bareng Keluarga, Ayo ke Pantai Toraja Sumenep
Berita Selanjutnya Polda Jatim Ungkap Kasus Penggandaan Uang dengan Empat Korban

Komentar Anda