UniqMag
Perum Bojonegoro

Alat Peraga Kampanye di Pacitan Masih Berserakan di Hari Tenang

berita terkini
Kondisi alat peraga kampanye masih berserakan di Kabupaten Pacitan
inf

PACITAN, (Suarajatimpost.com) - Kendati terhitung mulai tadi malam Jam 00.00 WIB tanggal 24 sampai 26 Juni 2018, Komisi Pemilihan Umumn Pemkab dan Panwas Kabupaten Pacitan menetapkan bebas seteril dari  APK(alat peraga kampanye ) di wilayah Kabupaten Pacitan karena masuk hari tenang .

Prakteknya, di beberapa  perempatan lampu merah serta jalan jalan protokol kota Pacitan masih banyak bertebaran  brosur kampanye ajakan memilih salah satu pasangan calon.


Kondisi itu, mendapatkan kecaman keras Aktivis Lingkungan Hidup (NGO green wave) Budi Yoga. Menurutnya, itu tidak layak dan bermartabat dan hanya menambah tebaran sapah kota.

"Secara estetika dan etika tidak tepat atas penyebaran brosur tersebut dan itu akan menjadikan sampah kota saja, padahal kegiatan itu sudah diberikan penjelasan secara jelas oleh Kementerian Lingkungan Hidup bahwa Pilkada 2018 adalah pilkada  bebas sampah, Namun kenyataan nya malah banyak sekali bertebaran di jalanan," papar Budi.

Dirinya juga mengangap, hal itu bagian bentuk dari gagalnya sosialisasi pemilu oleh badan penyelengara pemilu.

"Kalau boleh saya mengatakan, ini adalah gagalnya sosialisasi penyelenggara pemilu," tegasnya.

Sementara  Panwaslu Kabupatem Pacitan, Syamsul Arifin selaku Divisi Penindakan  berharap, kepada semua untuk bisa menjaga masa tenang, dengan menahan diri serta pro aktif memahami aturan yang ada.

"Semua bentuk APK dan bahan kampanye pada masa tenang ini wajib bersih, itu aturannya," lugas Syamsul.

Dirinya mengaku, bahwa pihak Panwas sudah mengintruksikan sampai PTPS untuk  berkordinasi dg seluruh stake holder dan masyarakat untuk menjaga masa tenang ini sampai masa pungut hitung dari segala bentuk kampanye dan segala bentuk BK dan APK, agar demokrasi di Kabupaten Pacitan bermartabat dan berkwalitas.

"Terkait informasi adanya penyebaran brosur dijalan jalan pada masa tenang, kepada siapapun yang mengetahuinya untuk melaporkan ke Panwaslu Kabupaten Pacitan," pungkasnya.

Reporter : Imam Khairon
Editor : Ananda Putri
inf
Berita Sebelumnya Ombak 3 Meter di Pantai Puger Jember Hempas Perahu Nelayan
Berita Selanjutnya Polda Jatim Ungkap Kasus Penggandaan Uang dengan Empat Korban

Komentar Anda