UniqMag
Perum Bojonegoro

Komandan Brigif Minta Maaf dan Desak Usut Tuntas Pelaku Penganiayaan

berita terkini
Jajaran TNI dan Polres Jember saat Mediasi dan Klarifikasi
ad

JEMBER, (suarajatimpost.com) - Komandan Brigade Infantri (Brigif) 9/2 Kostrad Jember, Kolonel Inf. Robby Suryadi mengatakan, dirinya juga sudah membesuk Oryza yang sekarang dirawat di RS Jember Klinik. 

Selain itu, Robby juga sudah bertemu dengan ketua dan pengurus PWI Jember, organisasi profesi yang menaungi Oryza. Pihaknya juga mendesak pengusutan tuntas kasus yang menimpa wartawan senior tersebut.

“Saya sudah bertemu dengan mas Oryza, saya juga sudah bertemu dengan ketua PWI (Jember). Saya secara pribadi juga mohon maaf yang sebesar-besarnya. Saya akan laksanakan proses,” tegasnya.

Robby juga menyatakan telah melaporkan apa yang terjadi ke pimpinan. “Saya sudah laporkan kepada panglima. Petunjuk panglima kepada saya, yang bersangkutan harus dihukum, laksanakan proses hukum, koordinasikan dengan kepolisian dan Denpom setempat, (petunjuk) itulah yang akan saya lakukan,” terang Robby.

Ia memastikan akan melepaskan ego satuan dalam penanganan kasus tersebut. “Hari ini saya ikhlaskan, dalam artian tidak ada ego satuan dalam penanganan kasus ini,” tandasnya.

Informasi yang diperoleh suarajatimpost.com, selain dua oknum yang disebutkan oleh Kapolres, ada lagi oknum TNI yang diduga terlibat serta beberapa warga sipil. Ini berdasarkan analisis video kejadian yang dilakukan oleh Polres Jember, Sub Denpom, pihak Brigif, pelatih Dharaka Sindo, Official, dan pengurus PWI Jember di ruang Kasat Reskrim.

Bahkan Kapolres menyatakan akan menyelesaikan kasus tersebut dalam tempo waktu 1x24 jam. Bahkan penyidik secara marathon, siang tadi langsung melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan beberapa orang yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut. Namun, untuk menentukan siapa saja tersangkanya, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan serta gelar perkara kasus tersebut.

Reporter : Muhammad Hatta
Editor : Ismi Fausiah
ad
Berita Sebelumnya Oknum TNI Diduga Terlibat Penganiayaan Oryza
Berita Selanjutnya Hati-hati Lowongan PT KAI Hoax

Komentar Anda