UniqMag
Perum Bojonegoro

Suyanto: Pemukulan Itu, Berawal Dari Ketidakpuasan Pemain

berita terkini
Manajer Klub Sepak Bola Sindo Dharaka, Lettu Inf Suyanto bersama pemain dan pengurus, saat menjenguk Oryza A Wirawan di Kamar Rawat Inap RS Jember Klinik, Kamis malam (5/7/2018).
inf

JEMBER, (suarajatimpost.com) – Tindak penganiayaan dan pengroyokan yang dilakukan pemain dan pengurus tim sepak bola Samudra Indonesia Dharaka (Sindo Dharaka), berawal dari aksi tidak puas yang ditujukan kepada wasit. 

Hal itu disampaikan Manajer Klub Sepak Bola Sindo Dharaka, Lettu Inf Suyanto usai menjenguk Oryza A Wirawan di Kamar Rawat Inap RS Jember Klinik, Kamis malam (5/7/2018).    

“Kejadian itu berawal dari ketidakpuasan pemain. Karena dari babak pertama, sudah ada 2 (hukuman tendangan) penalti (yang diterima tim sepak bola Sindo Daraka), yang tidak jelas dengan pelanggarannya,” ujar Suyanto.

Namun dua tendangan penalti yang diberikan wasit kepada tim sepak bola Persid Jember, lanjutnya, dalam laga kompetisi sepak bola Liga 3 PSSI di stadion JSG. Tendangan tersebut tidak membuahkan gol.

“Namun pada babak kedua, waktu yang sudah habis, masih dikenakan (hukuman tendangan) penalti itu, dan menghasilkan gol itu,” katanya. Sehingga skor akhir pertandingan antara klub sepak bola Sindo Dharaka melawan Persid Jember berakhir 1 – 1.

“Jadi kami protes ke wasit, sampai ada kejadian yang menimpa Pak Rhyza itu,” sambungnya.
 
Diketahui sebelumnya, Wartawan media online beritajatim.com, Oryza A. Wirawan dikeroyok suporter dan pemain Sindo Dharaka, saat meliput pertandingan Persid Jember vs Sindo Dharaka di stadion Jember Sport Garden. 

Pengeroyokan terjadi saat Oryza mengambil foto sejumlah pemain Sindo Dharaka yang memprotes wasit.

Reporter : Muhammad Hatta
Editor : Ismi Fausiah
inf
Berita Sebelumnya Oryza: Misalnya Jadi Ayah, Dipukuli di Depan Anaknya, Bagaimana Perasaannya?
Berita Selanjutnya Kapolres Trenggalek Ajak Banser Jaga Keutuhan NKRI

Komentar Anda