UniqMag
Perum Bojonegoro

Pemkab Jember Hanya Rekomendasi Teknis Saluran Air, Izin Pemerintah Pusat dan Provinsi

berita terkini
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Jember Rasyid Zakaria saat mengikuti rapat dengar pendapat (hearing) di ruang Komisi C DPRD Jember, Rabu siang (11/7).
inf

JEMBER, (suarajatimpost.com) – Keluhan warga terkait pengubahan saluran irigasi yang mengairi area persawahan warga, ditanggapi langsung Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Jember Rasyid Zakaria. Dalam rapat dengar pendapat (hearing) di ruang Komisi C DPRD Jember, Rasyid mengaku, terkait persoalan yang disampaikan warga tersebut, bukan wewenang pihaknya.

“Kami hanya rekomendasi teknis untuk saluran air, namun untuk izin semua di pemerintah pusat dan provinsi,” jelas Rasyid saat hearing, Rabu siang (11/7). Karena memang jumlah lahan yang mendapatkan manfaat saluran ini mencapai lebih dari 300 hektare.

Termasuk izin lainnya juga bukan wewenang pihaknya, namun dari instansi samping lainnya. Oleh karena itu, pihaknya pun tidak bisa memberikan keterangan lebih. Namun, jika melihat master plan pabrik yang diterima pihaknya. “Memang saluran air lebih baik ada di luar pabrik. Karena saluran air yang di dalam pabrik akan kesulitan bagi dinas untuk mengontrolnya,” tukasnya.

Diketahui sebelumnya, Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Puger, Abdul Rois saat rapat dengar pendapat (hearing) di ruang Komisi C DPRD Jember menyampaikan, dengan adanya perubahan saluran irigasi tanpa pemberitahuan, membuat para petani diwilayahnya kaget dan heran. Pasalnya dari perangkat desa ataupun Muspika di Kecamatan setempat belum dilakukan sosialisasi.

“Saluran air tiba-tiba dibangun dan berbelok-belok. Ini untuk kepentingan pabrik semen baru,” kata Rois.

Ia mengatakan, dengan saluran yang lurus saja sudah jarang air yang dirasakan oleh petani dan sering dangkal. “Apalagi jika berbelok-belok, petani akan semakin kesulitan air,” ungkapnya.

Reporter : Muhammad Hatta
Editor : Ismi Fausiah
inf
Berita Sebelumnya Warga Tidak Tolak Adanya Pabrik Semen Baru di Jember, Tapi Harusnya Ada Sosialisasi Dulu
Berita Selanjutnya Belum Dilantik, Bupati Jombang Terpilih, Sudah 'Diwarning'

Komentar Anda