UniqMag
Perum Bojonegoro

Akibat Tidak Ada Antisipasi Pemerintah, Petani Padi Jember Rugi Jutaan Rupiah

berita terkini
Kondisi Lahan Tanaman Padi Yang Gagal Panen Akibat Serangan Hama Wereng Batang Coklat (WBC)
inf

JEMBER, (suarajatimpost.com) - Ribuan lahan tanaman padi di Kabupaten Jember yang rusak akibat serangan hama wereng batang coklat (WBC), mestinya ada antisipasi sebelumnya. Bahkan harusnya peran serta dari stakeholder terkait, juga harus ada. Sebab persoalan pertanian, menyangkut kepentingan nasional.

Salah satu petani padi warga Desa/Kecamatan Arjasa, Ahmad Halim mengatakan, akibat serangan hama wereng itu, dirinya mengaku gagal panen dan mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

“Petani merugi. Karena biaya tanam yang dilakukan mencapai Rp 6 juta per hektare. Itu jika lahan tanaman padi milik sendiri. Kerugian akan semakin bertambah jika sawah sewa. Seperti yang saya alami, lebih dari Rp 24 juta kerugian yang harus ditanggung,” ujar Halim, Kamis siang (12/7/2018).

Agar kegagalan panen akibat serangan hama wereng itu tidak terjadi lagi, kata Halim, pemerintah daerah harusnya segera mengambil langkah cepat dengan memberikan bantuan insektisida maupun bantuan benih padi. Pasalnya serangan hama tersebut, bukan sekali saja dialami di Jember.

“Bantuan berupa insektisida tidak ada. Itupun jika ada, biasanya tidak mempan. Mungkin yang bisa kami harapkan, adalah bantuan benih yang tahan (serangan) hama wereng, karena pastinya tahun depan, hama wereng juga akan menyerang kembali,” tuturnya. (ata)

 

Reporter : Muhammad Hatta
Editor : Ismi Fausiah
inf
Berita Sebelumnya Waduh, WBC Serang Ribuan Hektar Lahan Padi di Jember
Berita Selanjutnya Masalah Akte Kelahiran, Sutiaji: Kami akan koordinasi dengan RT/RW

Komentar Anda