UniqMag
Perum Bojonegoro

Pengendara Motor di Jember Tewas Ditabrak Bus Pariwisata

berita terkini
Kondisi korban saat berada di Puskesmas Rambipuji, dan barang bukti kecelakaan.
inf

JEMBER, (suarajatimpost.com) - Kecelakaan maut melibatkan pengendara motor vs Bus Pariwisata, terjadi di Jalan Gajah Mada tepatnya depan kantor Desa/Kecamatan Rambipuji, Minggu dini hari (15/7/2018).

Akibat peristiwa itu, satu pengendara motor tewas di lokasi kejadian.

Diketahui, korban tewas bernama Suwanto (40) warga Dusun Kertonegoro Selatan, Desa Kertonegoro, Kecamatan Jenggawah. 

Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Honda Revo P 6301 KL dari barat ke timur dengan kecepatan tinggi. Beberapa meter dari lokasi kejadian, korban berusaha menyalip kendaraan roda 4 di depannya.

Namun naas, saat yang bersamaan muncul Bus Pariwisata W 7338 US yang dikemudikan Kerto (52) warga Dusun/Desa Masangan Kulon, Kecamatan Sukodono – Sidoarjo, yang saat itu melaju dari arah berlawanan. 

Akibat jarak yang sudah dekat, kedua kendaraan itupun akhirnya bertabrakan.

Korban dan motornya terseret dan masuk kolong bus. Korban pun dinyatakan meninggal di lokasi kejadian akibat luka parah di kepala. 

Warga yang melihat kejadian itu, berhamburan memberikan pertolongan. Tak lama berselang, petugas dari Polsek Rambipuji ke lokasi dan membawa mayat korban ke puskesmas setempat.

Kasat Lantas Polres Jember AKP Prianggo Parlindungan Malau melalui Kanit Laka Iptu Adam SH, membenarkan kejadian itu. 

“Padahal jarak bus sudah dekat, namun saat itu korban ini masih nyalip,” kata Adam, kemarin.

Saat ini, pihaknya sudah mengamankan sejumlah barang bukti kecelakaan. Beberapa orang saksi juga sudah dimintai keterangan. 

“Saya mengimbau kepada pengendara agar saat menyalip pastikan dulu situasi dari depan benar-benar aman. Jika memang tidak ada kendaraan lain, silahkan menyalip,” ujar Adam. 

Reporter : Muhammad Hatta
Editor : Ismi Fausiah
inf
Berita Sebelumnya Kalah Beruntun, Ultras Gresik Demo usai Pertandingan
Berita Selanjutnya Polda Jatim Ungkap Kasus Penggandaan Uang dengan Empat Korban

Komentar Anda