UniqMag
Perum Bojonegoro

Perkuat Nasionalisme, Supriyanto Kembali Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

berita terkini
Suasana kegiatan sosialisasi
inf

PONOROGO, (suarajatimpost.com) - Anggota MPR RI dari Dapil Jawa Timur VII, Drs. Supriyanto menyampaikan bahwa semakin intensifnya sosialisasi empat pilar kebangsaan bagi generasi muda, dilatarbelakangi saat ini semangat nasionalisme semakin luntur.

Menurut Drs. Supriyanto, seluruh anggota MPR RI akan terus meningkatkan pemahaman masyarakat, terhadap empat pilar Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, menjadi masyarakat berbangsa dan bernegara dalam kehidupan sehari-hari.

"Perlu diketahui bahwa empat pilar harus menjadi pegangan hidup dalam bermasyarakat dan bernegara. Kita mesti cegah pengaruh-pengaruh negatif kepada generasi muda dengan pembekalan dan pemahaman empat pilar MPR ini, agar negara kesatuan tetap terpelihara," ujar 
Drs. Supriyanto saat melakukan Sosialisasi Tentang Pancasila, UUD Tahun 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, Sabtu (21/7/2018) di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jatim.

Dihadapan 157 orang peserta yang terdiri dari generasi muda dan elemen masyarakat lainnya, Supriyanto menandaskan bahwa pelaksanaan sosialisasi empat pilar yang melibatkan seluruh anggota MPR menunjukkan, adanya tanggung jawab bersama dalam memberikan pemahaman nilai-nilai luhur bangsa dan Tap MPR kepada masyarakat.

Masih menurut Legislator Partai Gerindra, sebagai lembaga legislatif Negara, terus berusaha menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan dan rasa nasionalisme sesuai semangat proklamasi kemerdekaan RI tahun 1945.

"Dan salah satunya dengan terus mensosialisasikan Empat Pilar MPR RI, Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD NRI 1945 sebagai Konstitusi Negara dan Ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia," tambahnya.

Lebih lanjut dia memaparkan, jika empat pilar dapat diibaratkan rumah, maka Pancasila adalah pondasinya, tiangnya UUD NRI 1945, atapnya NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika adalah satu kesatuan yang mengikat saling mendukung untuk membangun sebuah bangsa.

"Sehingga seluruh bagian dari rumah itu, tak akan bisa terbangun apabila tanpa pondasi. Jadi Pancasila menjadi kekuatan utama dari tegaknya sebuah bangunan. Semua bangunan yang ada harus mengikat diri dari Pancasila dan tak boleh terlepaskan ikatan tersebut," tandasnya.

Selain itu Kang Pri sapaan akrab Drs. Supriyanto ini juga menyampaikan bahwa banyak persoalan ancaman dari bangsa-bangsa lain terhadap kedaulatan NKRI. 

"Dan empat pilar kebangsaan merupakan jawaban guna mengatasi persoalan-persoalan yang timbul dewasa ini. Rasa nasionalisme sebagai warga negara harus dipupuk dan dikembangkan," pungkasnya. (Mas Nur)

Reporter : Redaksi
Editor : Ananda Putri
inf
Berita Sebelumnya 'Buruan' Polsek Klakah Lumajang Ditangkap Saat Hijrah ke Rumah Istrinya
Berita Selanjutnya Polda Jatim Ungkap Kasus Penggandaan Uang dengan Empat Korban

Komentar Anda