UniqMag
Diknas Jombang

Kiageng Menak Sopal, Pahlawan Tani Trenggalek

berita terkini
Bupati Emil di makam pahlawan tani Trenggalek, Kiageng Menak Sopal
Berita 1

TRENGGALEK, (suarajatimpost.com) - Upacara Adat Bersih Dam Bagong, dalam memperingati pahlawan tani Trenggalek Kiageng Menak Sopal, Jum'at (3/8)  di makam Ki Ageng Menak Sopal Mbagong, Desa Ngantru, Kecamatan Trenggalek,  mendapatkan sambutan meriah dari masyarakat setempat dan luar daerah.

Hadir Forkompinda, Camat, Kepala Kelurahan Ngantru, Sumber Gedong, Surondakan, Gapoktan,  para Kades yang daerahnya dilewati oleh aliran sungai Dam Bagong, dan para petani setempat.

Dalam sambutannya Bupati Trenggalek, Emil Dardak mengatakan bahwa upacara adat bersih Dam Bagong
dalam memperingati pahlawan tani Kiageng Menak Sopal ini, sebagai warisan budaya dan warisan bangunan.

"Karena menurut cerita dari para sesepuh dan pinisepuh jaman dulu, Trenggalek masuk dalam trah Mataraman dan berada di tengah, antara mataraman barat dan Mataraman timur," terangnya.

Emil menilai upacara ini bukan hanya memperingati Kiageng Menak Sopal sebagai ahli pertanian, tetapi juga Kiageng Menak Sopal sebagai ahli infrastruktur.

Buktinya, bangunan irigasi Dam Bagong sampai saat ini masih baik dan masih berfungsi  sebagai sarana irigasi, walaupun sudah berumur ratusan tahun.

Menindak lanjuti karya besar Kiageng Menak Sopal, pemerintah sekarang melanjutkan apa yang menjadi gagasannya dulu.

"Salah satunya kita melanjutkan pembangunan  bendungan Nglinggis, untuk sarana irigasi masyarakat Trenggalek," imbuhnya.

Masih menurut Emil, rencana pembangunan bendungan di kabupaten Kripik Tempe ini pelan tapi pasti. Bukan hanya di daerah Nglinggis, Kecamatan Tugu saja, tetapi rencananya juga akan dibangun di daerah Kampak, bendungan dan Panggul.

"Karena manfaat bendungan ini sangat banyak, selain untuk sarana irigasi juga untuk mengatasi banjir," ungkapnya.

Lebih lanjut Emil juga menyampaikan,  terimakasihnya kepada masyarakat, yang telah memberi kepercayaan untuk membangun Trenggalek.

"Mungkin ini sambutan saya terakhir dalam acara upacara adat Dam Bagong, karena pada tahun 2019 nanti, saya harus mengemban  tugas yang lebih luas,  menjadi  Jawa Timur," ucapnya.

Tetapi masyarakat tidak usah kwatir, dengan dirinya bertugas di Pemprov, ini sebagai pintu masuk untuk nemajukan Trenggalek.

Reporter : Tatang
Editor : Ismi Fausiah
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Dinas PMD Probolinggo Gelar Sosialisasi APBDes 2019

Komentar Anda