UniqMag
Perum Bojonegoro

Kurang Hati - Hati Atur Jarak Kendaraan, Laka Beruntun Terjadi di Pamekasan

berita terkini
Petugas Laka Lantas Polres Pamekasan Saat Periksa Kendaraan yang terlibat laka
inf

PAMEKASAN, (suarajatimpost.com) -  Telah terjadi laka lantas beruntun di Jalan Raya Sumenep, tepatnya di Desa Trasak, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur. Jumat (10/08/2018).

 

Kejadian laka beruntun ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB antara kendaraan Micro Bus dengan No.Pol M 7163 UA dikemudikan oleh AL JUFRI, (30) warga Desa Lalangon, Kecamatan Manding Sumenep yang kontra dengan kendaraan Pick-Up Nopol M 9415 V yang dikemudikan oleh MONTAHA, (45) warga Desa Lobuk, Kecamatan Bluto Sumenep. 

 

Sementara Mini Bus No. Pol M 1280 ZZ yang dikemudikan oleh FANDY ACHMAD ST, (30) warga Jjalan Mahoni GGII-45, Pangarangan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep kontra dengan Mini Bus nopol M 1039 VP yang dikemudikan oleh RASIDI, (59) warga Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep. 

 

Menurut Kasat Lantas Polres Pamekasan AKP. Yudiono melalui Kanit Laka Iptu Tamsil Efendy mengatakan bahwa, kejadian laka ini diduga Karena kurang hati-hatinya Kendaraan Micro Bus dengan nopol M 7163 UA yang dikemudikan Jufri. Saat itu berjalan dari arah timur ke barat kurang menjaga jarak dengan kendaraan yang ada di depannya.

 

"Akibat kurang mengatur jarak kendaraan tersebut berakibat Micro Bus dengan No. Pol M 7163 UA menabrak Pick-Up No. Pol. M 9415 V, sedangkan Pick-Up No. Pol M 9415 V menabrak Mini Bus No. Pol M 1039 VP dan Mini Bus No. Pol. M 1039 VP menabrak  Mini Bus No. Pol. M 1280 ZZ yang ada di depannya. Semua kendraan yang terlibat dari arah yang sama," tutur kanit laka lantas.

 

Tamsil Efendy selaku Kanit Laka Lantas Polres Pamekasan menjelaskan bahwa, dari kejadian laka tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian berupa materiil berkisar dua puluh juta rupiah.

 

"Untuk proses laka ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan oleh keempat belah pihak dan mereka sudah sepakat untuk tidak menuntut secara hukum," pungkasnya.

Reporter : Nur Halili
Editor : Ismi Fausiah
inf
Berita Sebelumnya Harun Tohir Diportal Kembali Setelah Gagal Akibat Protes Dari Warga
Berita Selanjutnya Polda Jatim Ungkap Kasus Penggandaan Uang dengan Empat Korban

Komentar Anda