UniqMag
spece

Bupati Bondowoso, Serahkan Rancangan Teknokratik Kepada Bupati dan Wabup Terpilih

berita terkini
Drs. Amin Said Husni, Bupati Bondowoso, Serahkan Rancangan Tenokratik kepada Bupati dan Wabup Terpilih Periode 2018-2023
Berita 1

BONDOWOSO, (suarajatimpost.com) - Acara pelaksanaan penyerahan dokumen rancangan teknokratik, rangkaian pembangunan jangka menengah daerah kabupaten Bondowoso, tahun 2019-2023. Acara itu digelar di Pendopo Bupati, Rabu (15/8/2018).

Hadir Drs. Amin Said Husni, Bupati dan Wabup KH. Salwa Arifin seluruh, Karna Suswandi Plt Sekda atau seluruh Forkopimda (Forum Pimpipinan Daerah). Selain itu, juga hadir Kepala OPD (Organisasi Pimpinan Daerah) dan segenap instansi pemerintah kabupaten Bondowoso.

Penyerahan dokumen rancangan teknokratik oleh Bupati Amin, kepada KH. Salwa sebagai bupati dan Irwan Bachtiar Wakil Bupati terpilih, periode tahun 2018-2023.

Sambutan Drs. Amin Said Husni, Bupati Bondowoso mengatakan bahwa dokumen rancangan teknokratik merupakan hasil dari analisis secara teknokratik dan akademik. Hal itu, terhadap pencapaian pembangunan selama lima tahun di kabupaten Bondowoso.

“Bahan ini diolah dan disajikan dalam bentuk data, fakta, fenomena dan kondisi real permasalahan kabupaten Bondowoso. Ini sudah berbentuk buku tebal,” kata bupati.

Lanjut bupati, isi buka itu hanya ada tiga, yaitu kondisi umum, gambaran kemampuan tentang pengelolaan keuangan dan isu-isu strategis tentang kabupaten Bondowoso. Sebenarnya, rancangan teknokratik ini bisa diserahkan lebih awal, melainkan bukan setelah bupati dan wabup terpilih.

“Cuman, aturan dari KPU (Komisi Pemilihan Umum) malah tidak bersedia dan takut dianggap menyalahi aturan. Padalah, menurut substansi dan kepentingan untuk membuat visi dan misi tentang pembangunan kedepan seharusnya ini diserahkan lebih awal,” ungkapnya.

Sehingga calon bupati dan wabup, merancang visi dan misi serta isu strategis sudah berpijak kepada kondisi umum. Tentang gambaran rancangan pembangunan dan kemampuan keuangan selama 5 tahun.

Keuntungan kepada bupati dan wabup yang terpili, kata bupati Amin, akan memilki waktu yang lebih cepat untuk menyiapkan RPJMD serta menyusun dan menetapkan RPJMD yang baru. Karena dari awal sudah mempunyai rancangan tenokratik.

Selain itu, agar tidak mempunyai momentum atas kegairahan public serta ekonomi masyarakat. Baik dikenalnya Bondowoso dengan Bondowoso Republik Kopi (BRK) maupun ekspor komuditas andalan kabupaten Bondowoso.

“Jangan sampai pemerintahan yang baru kehilangan momentum. Mudah-mudahan setelah dilantik nanti, yang selama ini telah berhasil kita raih bersama dapat diteruskan agar lebih baik dan lebih maju lagi,” pungkasnya.(Darma).

Reporter : Redaksi
Editor : Ismi Fausiah
Berita 2
Berita Sebelumnya Terdapat 9 Cabor yang Akan Dilaksanakan di PORPROV 2019 Gresik
Berita Selanjutnya Dwi Azwar Anas Terpilih Jadi Korpresnas BEM PTM se-Indonesia

Komentar Anda