UniqMag
ad

Kedatangan Jamaah Haji Asal Bondowoso Ini, Diwarnai Insiden Berdarah

berita terkini
Pak Nardi, warga Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Kota, Kabupaten Bondowoso saat luka robek akibat benda tajam yang menembus tangannya
ad

BONDOWOSO, (suarajatimpost.com) - Kepulangan jamaah haji Asal Bondowoso Hj.SH (inisial) warga Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Kota, Kabupaten Bondowoso diwarnai insiden pembacokan yang menimpa Pak Nardi (tetangganya sendiri) Selasa (28/08/2018) malam.

Nardi harus dilarikan ke rumah sakit terdekat, akibat luka tusuk oleh benda tajam hingga mengalami luka tembus ditangannya.

Persoalan muncul, ketika (Hj.SH) ditemukan tidak langsung pulang kerumahnya dari tanah suci, melainkan bersama seorang laki-laki bernama Herman (warga Pejaten) di Gg.Argo Arya Bondowoso.

Menurut saksi mata, bernama Umik (31) membenarkan kejadian itu. Menurutnya, pihak keluarga sebelumnya mengaku kebingungan pada saat penjemputan.

“Seluruh keluarga dari Hj. SH ini, dari malam menunggu di Alun-alun Raden Bagus Assra Ki Ronggo. Namun, Hj SH tak kunjung datang. Sampai semua keluarga yang menjemput Jamaah Haji Bondowoso pulang semua, dia tidak kunjung datang,” terang Umik menjelaskan.

Setelah itu, kata Umik, pihak keluarga berusaha mencari tahu, ternyata Hj. SH sudah berada di salah satu rumah kontrakan dan diduga sudah dijemput Suherman.

“Karena ramai, pakde saya (Nardi) meminta mereka agar tidak bertengkar. Namun Herman di dalam rumah kontrakan Hj. SH diam saja, mungkin ia sadar kalau posisinya salah," ungkapnya.

Mungkin karena kesal, lanjut Umik, DD (adik dari Hj.SH) sendiri langsung naik pitam kepada Herman, hingga terjadilah pembacokan.

"Mungkin salah sasaran karena pada saat itu Pak Nardi sedang mencoba melerai. Mereka (keluarga) kesal, karena keluarga dari Hj.SH sudah lama menunggu di Alun-alun,” keluhnya.

Hingga berita ini ditulis, korban dilarikan ke Rumah Sakit DR Koesnadi Bondowoso untuk mendapatkan penanganan intensif dari tim medis.

 

(Berita Butuh Verifikasi dan Tindak Lanjut)

Reporter :
Editor : Winzani
ad
Berita Sebelumnya Sejak dibuka, Kolam Renang Gajayana Malang, Airnya Tidak Pernah diganti Selama 9 Tahun
Berita Selanjutnya Kasatpol PP Bojonegoro Berharap ada Sinergi Penegakan Perda

Komentar Anda