UniqMag
ad

Foto Mr P Oknum Perangkat Desa di Jombang Tersebar di Medsos, Warga Demo

berita terkini
Warga Kedungotok Tembelang ketika melakukan protes di balai desa yang di mediasi oleh Camat, Polsek dan Koramil Tembelang
ad

JOMBANG, (suarajatimpost.com) - Sejumlah warga Desa Kedungotok, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang medesak salah satu oknum perangkat untuk dicopot dari jabatannya.

Pasalnya, salah satu perangkat desa yang diketahui bernama SW diduga foto alat kelaminnya tersebar di medsos yang dianggap mencoreng nama desa.

"Karena ada foto porno dia, tersebar di medsos, apa lagi itu dilakukan di kantor desa. Balai desa itukan milik orang banyak, milik umum bukan pribadi, kok lama kelamaan diam diam saja kok ada tindakan. Dan masyarakat ndak terima, pokoknya masyarakat mintanya turun dari jabatan itu aja, kan pencemaran nama baik warga," kata warga Kedung Otok, Budi Utomo (38), Senin (17/9/2018).

Sementara Kepala Desa Kedungotok, Karsadji, usai mediasi mengatakan bahwa perangkat yang diduga foto alat kelaminnya tersebar di medsos yang dituntut masyarakat untuk dipecat. Kepala desa tidak mempunyai wewenang untuk itu.

"Ini nunggu keputusan ya Bu Camat, koordinasi dengan inspektorat kalau disana, bisa dinon aktifkan, kita akan nonaktifkan," terangnya pada awak media.

Ditanya soal terduga perangkat yang fotonya tersebar apakah selama ini masih aktif kerja atau bagaimana, ia mengatakan tadinya tetap bekerja seperti biasa dikarenakan belum mengerti payung hukumnya.

"Karena belum ada petunjuk hukumnya untuk sementara masih kerja, untuk hari ini sengaja tidak boleh masuk sama saya daripada dengar, kan ngak enak nantinya," lanjut Karsadji.

Sementara Kapolsek Tembelang, AKP Ismono Hardi mengatakan yang menyebar foto alat kelamin perangkat Desa Kedung Otok masih di selidiki. Dan yang menyebar bisa dikenakan Undang Undang ITE.

"Kaitannya Pak Siswanto yang diduga ada hubungan dengan perempuan yang masih kita selidiki. Dengan hubungan itu, dia dimintai sejumlah uang, namun tidak bisa memenuhi, akhirnya foto itu tersebar di medsos," ungkapnya.

Reporter : Hariyanto
Editor : Winzani
ad
Berita Sebelumnya Bupati Jember Mengaku Baru Tahu Terkait Terbitnya Kepmen WIUP dan WIUPK
Berita Selanjutnya Kasatpol PP Bojonegoro Berharap ada Sinergi Penegakan Perda

Komentar Anda