UniqMag
Diknas Jombang

Belum Dilantik, Bupati Jombang Terpilih, Sudah 'Diwarning'

berita terkini
Suasana Rumah Inspirasi Bupati dan Wakil Bupati Jombang Terpilih
Berita 1

JOMBANG, (suarajatimpost.com) - Menjelang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Jombang, rumah pemenangan banyak dipadati tamu dari berbagai kalangan.

Tampak di salah satu rumah pemenangan, yang dinamakan rumah inspirasi, tamu yang datang tidak seperti waktu masa kampanye bisa dikatakan hanya orang biasa yang bertamu, namun sekarang berbeda tamu yang datang mulai dari orang biasa hingga konglomerat, dan anehnya tidak biasanya mengunjungi rumah inspirasi.

"Saya hanya mengingat sebagai rakyat biasa yang pertama, akan ada sunami kepada kedua calon untuk  berbuat salah, akibat kepentingan satu atau dua kelompok pemilik modal, maka harus hati hati mengemban amanah rakyat," kata Asrofi Relawan pendukung Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Minggu (23/9/2018).

Asrofi juga mengingatkan bahwa kemenangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dengan membawa jorgan anti pungli itu yang paling utama, dalam artian tidak ada jual beli jabatan juga selalu dekat dengan rakyat bukan dekat dengan konglomerat.

"Komitmen anti pungli harus terlaksana dengan sempurna dan harus dibuka selebar lebarnya pada akses masyarakat untuk berkarya di Kabupaten ini, dalam arti sudah tidak ada jual beli jabatan, sudah tidak jual beli janji dan sebagainya. yang ada adalah kebutuhan SDM yang mampu berdaya saing merekalah yang di pakai sehingga membutuhkan kompetensi yang sempurna," paparnya.

"Menghadapi politik birokrasi yang biasanya senantiasa menjauhkan pasangan terpilih atau Bupati dan Wakil Bupati jauh dari rakyatnya, jauh dari partainya, jauh dari komunitas komunitas karena ada kepentingan individu," lanjutnya.

Masih keterangan, Asrofi dirinya sebagai Relawan pendukung berpesan kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih, bahwa yang paling bahaya saat ini bukan lagi lawan politik melainkan birokrasi, karena pelayanan yang bersentuhan dengan masyarakat langsung.

"Saya hanya ingatkan birokrasi lebih ganas dari pada lawan politik. Lawan politik sejatinya adalah birokrasi yang menjauhkan yang menghantarkan mereka jadi Bupati dan Wakil Bupati," imbuhnya.

"Maka standar operasional prosedur harus utuh bagaimana bagaimana melayani masyarakat melayani birokrasi, melayani legislatif, dan melayani struktur diatasnya, sehingga kami ingin Bupati dan wakil Bupati terpilih betul betul Rahmatan lil alamin untuk semua," ungkap Asrofi.

Reporter : Hariyanto
Editor :
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Polda Jawatim, Back Up Pilkades Serentak di Bojonegoro

Komentar Anda