UniqMag
Perum Bojonegoro

Putusan PN Jombang, Kasus Penganiayaan 7 Anak Dibawah Umur Dikeluh Orang Tua Korban

berita terkini
Pengacara korban penganiayaan 7 anak dibawah umur (baju biru) ketika diwawancarai awak media
ad

JOMBANG, (suarajatimpost.com) - Masih ingat dengan kasus penganiayaan 7 anak dibawah umur asal Dusun Sumberaji Desa Kesamben Kabupaten Jombang.

Penganiayaan 7 anak dibawah umur dilakukan oleh H Roib bersama keluarganya. dan sempat video berdurasi 2 menit viral di medsos.

Kasus tersebut sudah di putuskan oleh pengadilan negeri Jombang. Namun dari hasil putusan tersebut orang tua korban yang didampingi pengacara dari LBH tidak puas dengan hasil putusan tersebut.

"Itukan diancam dengan pidana pasal 80 ayat 1 Undang undang perlindungan anak Tahun. Undang undang no 36 tahun 2014 acaman maksimalnya 3 tahun 6 bulan. ternyata hasil putusannya 3 bulan sama 2 bulan 15 hari kok rendah," kata Pengacara LBH, Lilik yang mendampingi Korban, Kamis (11/10/2018).

Lilik mengungkapkan awal dari tuntutan tidak dikasih tau dan ternyata tuntutannya sangat rendah dari yang dibayangkan.

"Kita awal ndak tahu tuntutannya berapa, ternyata tuntutannya masing 5 bulan dan 4 bulan ya kalau memacu pada tuntutannya sudah rendah ya otomatis tuntutan akan mengikuti sudah diatas 50 persen itu," terangnya.

Disinggung alasannya kenapa tuntutannya hanya segitu. Lilik mengatakan kita tidak tau kalau itu karena yang tau alasan tersebut adalah Jaksa.

"Lah, ini kita yang masih belum tau mungkin bisa di kroscek ke kejaksaannya saja kenapa kok tuntutannya rendah. Kalau kita menyikapi kenapa vonisnya ringan ya, kok ringan. Undang undang perlindungan anak, kok ringan," imbuhnya.

Sementara perwakilan orang tua korban Adi Mustakim (41) mengatakan juga tidak mengetahui hasil daripada vonis terhadap tersangka dan sangat tidak  puas dengan hasil persidangan. Karena kasus penganiayaan anak itu tidak boleh terjadi.

"Kalau waktu vonis saya ngak dikasih tau, cuman tadi minta info ke pengadilan katanya kena putusan yang terdakwa 1 sama terdakwa 2 itu kena putusan 3 bulan.  Terus terdakwa 3 kena putusan 2 bulan 15 hari itu semua orang tua korban sih merasa ngak puas. keberatanlah anak dihajar seperti itu kok cuman dikasih putusan seringan itu kan pasalnya sudah terlihat 351 sama 80 sama 55 kan kena 3 pasal itu. bagi orang tua korban sih ya keberatan lah itu," paparnya pada awak media.

Dilain tempat Selaku Jaksa penuntut, Indra ketika di konfirmasi mengatakan Jaksa menuntut berdasarkan hasil penyidikan dari kepolisian.

"Dari pelimpahan berkas hasil penyelidikan oleh Polisi hanya pasal 80 ayat 1 Undang undang perlindungan anak, tidak ada penahanan tersangka, kemudian saya kembalikan lagi saya masukan suruh menambahkan pasal 351 ayat 1. Jadi kita tahan waktu itu," ungkapnya.

Reporter : Hariyanto
Editor : Ananda Putri
ad
Berita Sebelumnya Gempa Situbondo, 8 Bangunan Rusak
Berita Selanjutnya Mengisi Waktu Istirahat dengan Olahraga Bersama 

Komentar Anda