UniqMag
Perum Bojonegoro

Warga Desa Lemahbang Pasuruan Minta PT. PP Perbaiki Saluran Air yang Tersumbat

berita terkini
Naqsho Bandi, Kepala Desa Lemahbang saat dikonfirmasi awak media
ad

PASURUAN, (suarajatimpost.com) - Menanggapi aduan dari masyarakat Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Naqsho Bandi, selaku Kepala Desa Lemahbang, mengumpulkan warganya untuk mengikuti sosialisasi, Kamis (08/11/2018).

Bertempat di Kantor Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, seluruh perangkat Desa, Perwakilan PT.PP, Camat Sukorejo, Kapolsek Sukorejo dan beberapa perwakilan warga Desa, turut hadir dalam sosialisasi.

Pasalnya, akibat adanya pembangunan jalan tol Pandaan - Malang, serta musim kemarau yang panjang, sawah warga tidak dapat teraliri oleh air.

Warga yang kecewa dengan gagalnya panen padi tak hanya mengeluh dengan adanya masalah aliran air yang kering, bahkan warga yang mayoritas bermata pencaharian petani tersebut juga mengeluhkan jauhnya perjalanan menuju sawahnya yang harus berputar sejauh 400 meter dari rumahnya.

Pembangunan jalan tol Pandaan - Malang melewati Desa Lemahbang dan Desa Pakukerto, sehingga memotong 2 Desa yang berada di Kecamatan Sukorejo.

Petani yang merasa dirugikan akan adanya pembangunan tol Pandaan - Malang tersebut, meminta ganti rugi untuk biaya penggarapan sawah yang sempat ditanami beberapa bulan lalu.

Petani sangat mengeluhkan adanya penggarapan sawah yang sudah ditunggu keberhasilan atau panennya, akhirnya gigit jari karena sawah yang mereka rawat tidak dapat dipanen.

“Baru pertama kali saya dilapori dengan adanya masalah irigasi yang terhambat di Desa Lemahbang, karena adanya pembangunan jalan tol Pandaan - Malang, sehingga saya mengupayakan agar pihak terkait bersedia untuk mengganti rugi biaya penggarapan sawah yang sudah dikeluarkan oleh petani,” terang Naqsho Bandi, Kepala Desa Lemahbang kepada suarajatimpost.com.

Menindak lanjuti rintihan dan jeritan hati para petani yang sudah mengeluarkan biaya yang sangat banyak untuk penggarapan sawahnya tersebut, Kepala Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, berupaya untuk mengumpulkan pihak terkait agar masalah yang dikeluhkan warganya dapat dengan cepat diselesaikan.

Reporter : Sukron
Editor : Ananda Putri
ad
Berita Sebelumnya Niat Olahraga, Warga Kediri Temukan Bayi Perempuan Dalam Kardus
Berita Selanjutnya Polda Jatim Ungkap Kasus Pemerasan Prostitusi Gay

Komentar Anda