UniqMag
Perum Bojonegoro

Jalan Raya Nasional Trenggalek-Ponorogo KM 16 Dibuka Dengan Sistim Buka Tutup

berita terkini
Perugas saat mengatur lalulintas di Jalan Raya Nasional Trenggalek-Ponorogo KM 16
ad

TRENGGALEK, (suarajatimpost.com) - Setelah sempat ditutup total, jalan raya nasional Trenggalek-Ponorogo KM 16 Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek telah dibuka kembali, dengan sistem buka tutup. 

Penutupan jalan terjadi setelah sebelumnya terjadi longsor, yang membawa material batu-batu besar hingga menutup badan jalan.

Tak mau mengambil risiko jatuhnya korban, petugas pun menutup total akses jalan dari dua arah.

Atas kejadian tersebut Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, langsung turun tangan, meninjau KM 16 jalan raya nasional Trenggalek-Ponorogo.

Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Trenggalek tersebut, untuk melihat secara langsung kondisi terkini sesaat setelah menerima laporan terjadi longsor yang menutup badan jalan, Rabu (7/11) 

AKBP Didit mengatakan longsor diperkirakan terjadi pukul 19.00 Wib semalam, dengan membawa material batu-batu besar, sehingga petugas menutup total akses utama jalur Trenggalek-Ponorogo tersebut.

Tebing yang longsor mencapai ketinggian 50 mete, dan tanah maupun batu berserakan ditengah jalan. 

Demikian dengan pengerjaan proyek pembuatan tanggul penahan, yang juga ada di lokasi terpaksa dihentikan, guna menghindari jatuhnya korban akibat longsor.

“Memang betul, tadi malam ditutup total sementara waktu, sampai benar-benar dinyatakan aman dan dilakukan pembersihan," ujar AKBP Didit saat di konfirmasi di Mapolres, Kamis (8/11).

Lebih lanjut AKBP Didit menyatakan, kondisi jalan raya Trenggalek-Ponorogo, saat ini sudah bisa dilalui meskipun dengan sistem buka tutup. 

Namun demikian  pihaknya meminta agar para pengguna jalan yang melintas tetap waspada dan berhati-hati mengingat kondisi tanah masih sangat labil dan berpotensi terjadi longsor susulan.

“Sudah dibuka kembali sejak tadi pagi dengan sistem buka tutup,” imbuh AKBP Didit

“Kita tempatkan personel di TKP untuk melaksanakan tugas Kepolisian sekaligus menghimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas," pungkasnya.

Reporter : Tatang
Editor : Ananda Putri
ad
Berita Sebelumnya Seorang Nenek di Bojonegoro ini Terusir dari Rumahnya Sendiri
Berita Selanjutnya Polda Jatim Ungkap Kasus Pemerasan Prostitusi Gay

Komentar Anda