UniqMag
Perum Bojonegoro

Bupati Bondowoso Sebut Pemerintah Desa Ujung Tombak Pembangunan

berita terkini
KH Salwa Arifin, Bupati Bondowoso disaat menyampaikan sambutan pada Kunjungan Kerja (Kungker) dalam rangka pembinaan DD dan ADD di Kecamatan Bondowoso
ad

BONDOWOSO, (suarajatimpost.com) - Didepan sejumlah kepala desa KH Salwa Arifin, Bupati Bondowoso sebut pemerintah desa merupakan ujung tombak pembangunan.

"Pemerintahan desa adalah ujung tombak pembangunan. Saya ingin membangun Bondowoso bersama-sama pemerintah desa,” kata KH Salwa Arifin, Bupati Bondowoso, didepan seluruh kepala desa saat memberikan sambutan dalam Kunjungan Kerja (Kungker) dalam rangka pembinaan DD dan ADD di Kecamatan Bondowoso, Kamis (8/11/2018).

Lebih lanjut KH Salwa Menjelaskan, bahwa pentingnya memjaga kebersamaan dan kekompakan bagi seluruh kepala desa dalam membangun kabupaten Bondowoso kedepan.

Ia menegaskan dirinya tidak pernah melakukan ancaman kepada pemerintah desa, walau pun kepala desa saat Pilkada bulan lalu tidak mendukung dan memilihnya. Menurutnya Pilkada, Pileg, dan Pilpres adalah proses demokrasi. Maka tidak dibenarkan jika ada oknum menyalahkan karena beda pilihan.

"saat saya berkunjung ke Kecamatan Tamanan beberapa waktu lalu, ada beberapa Kades yang enggan mengikuti kegiatan kunker. Alasannya, khawatir karena adanya ancaman," jelasnya.

Bupati menganggap ada misskomunikasi, sehingga takut karena ada ancaman. Makanya ia tegaskan bahwa sebagai Bupati Bondowoso yang baru tidak pernah melakukan ancaman pada siapapun.

Ia mengajak kepada seluruh kepala desa untuk menyatukan pikiran, gerak langkah bersama-sama dalam membangun Bondowoso untuk mensejahterahkan seluruh masyarakat.

“Saya tidak menyalahkan, tapi jangan berbuat kesalahan. Ayo kekompakan ini yang harus kita bangun. Saya harapkan pemerintahan desa mendukung pemerintahan daerah sekarang,” tuturnya.

Bupati Salwa, juga meminta kepada seluruh Kades agar tidak pandang bulu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tidak terkecuali masyarakat yang tidak mendukungnya saat Pilkades.

“Pelayanan harus sama dan merata, jangan hanya yang mendukung, tapi yang tidak mendukung juga harus dilayani. Karena hakikat pimpinan adalah pelayan,” pungkasnya.

Reporter : Bahrullah
Editor : Ananda Putri
ad
Berita Sebelumnya Bupati Lumajang Lantik Dua Kades PAW
Berita Selanjutnya Polda Jatim Ungkap Kasus Pemerasan Prostitusi Gay

Komentar Anda