UniqMag
spece

Polda Jatim Ungkap Kasus Pemerasan Prostitusi Gay

berita terkini
Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, saat jumpa pers
Berita 1

SURABAYA, (suarajatimpost.com) - Unit II Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jawa Timur mrngungkap kasus prostitusi gay yang didalamnya terdapat unsur pemerasan kepada pelanggannya di Surabaya.

Supriyadi alias Andre alias Lorenzo (29), tersangka pemeras ditangkap polisi ketika berada di Apartemen Educity Stamford kamar nomor 1001, Surabaya.

Penangkapan berdasarkan laporan korban kepada polisi nomor LPB/51/XI/2018/SUS/SPKT awal bulan November 2018.

"Berkat kejelian dari Tim Cyber Polda Jatim, pelaku bisa dilacak dan diungkap dari salah satu aplikasi Lucanto," ujar Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, saat jumpa pers di Gedung Tribrata Mapolda Jawa Timur, Selasa (20/11/2018).

Pelaku melakukan pemerasan dengan cara mengancam akan menyebarkan video mesum yang sempat ia rekam ketika berhubungan badan dengan korban.

"Modus tersangka kepada korban akan menyebarkan video kencan mereka ke rekan kerja dan keluarga korban," jelasnya.

Dalam ancamannya, Supriyadi meminta sejumlah uang hingga ratusan juta rupiah kepada korban, karena takut aibnya terbongkar, korban pun lantas memenuhi permintaan pelaku.

"Korban dimintai uang sejumlah 750 juta ditawar 500 juta, baru dicicil lima juta, karena ketakutan korban curhat kepada sesorang, akhirnya korban melapor ke Polda Jatim," terangnya.

Lebih lanjut, Kapolda mengatakan pihaknya sejauh ini sudah mengantongi beberapa nama korban dan kesemuanya mengaku menjadi korban pemerasan oleh pelaku.

"Kita akan kembangkan dan ungkap jaringanya, banyak sekali komunitas gay di gadgetnya," pungkasnya.

Untuk diketahui atas perbuatan tersangka terancam pasal 27 ayat (4) Jo pasal 45 ayat (4) undang-undang ITE dengan hukuman empat tahun penjara.

Reporter : Tarmuji
Editor : Ananda Putri
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Gasak Motor Saat Buka Puasa, Pria Bertato asal Lumajang Nyaris Dihakimi Warga Jember

Komentar Anda