UniqMag
ad

Jika Tak 'Disejahterakan' Guru Honorer K2 Nyatakan Sikap Tak Akan Dukung Jokowi 

berita terkini
Bupati Lumajang (memakai kemeja putih berpeci hitam) saat menyampaikan pemaparannya
ad

LUMAJANG, (suarajatimpost.com) - Ratusan tenaga pengajar guru honorer K2 Kabupaten Lumajang Jawa Timur, menggelar acara Istighosah dan silaturohmi dengan Pemkab Lumajang, di gedung Soedjono, Sabtu (1/12/2018).

Hadir saat itu, Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Lumajang Ir. Indah Amperawati didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Drs. Siswinarko beserta jajarannya. 

Terlontar keluh kesah dari kalangan guru honorer K2 saat itu.
Lucky Meita, pimpinan FHK2 PGRI Lumajang berkata, hingga saat ini, diusia pengabdian guru honorer K2 yang sudah keatas 10tahun, belum juga mendapat kesejahteraan dari pemerintah pusat. 

Menurutnya, hingga saat ini kebijakan pemerintah cenderung merugikan pihaknya. 

Bahkan, dengan tegas bersama yang lain, perempuan berhijab saat itu berkata, jika kesejahteraan yang mereka inginkan berupa kejelasan status diangkat sebagai ASN tak kunjung didapatkan, pihaknya menentukan sikap tidak akan mendukung Joko Widodo di pilpres mendatang. 

"Sekarang ini ada lima orang perwkilan dari Jawa Timur, dipanggil untuk berdialog langsung dengan presiden RI Joko Widodo yang dipimpin langsung oleh ketua PGRI di pusat. Jika hasilnya nanti masih belum berpihak kepada kami, kami nyatakan tidak akan milih Jokowi di pemilu nanti," kata dia disela - sela acara. 

Dilain hal, pihaknya merasa bersyukur, di era kepemimpinan H. Toriqul Haq sebagai Bupati Lumajang dan Ir. Indah Amperawati sebagai wakil, keluh kesahnya seolah menjadi ada tanggapan dan respon baik dibanding waktu sebelumnya.  

"Sudah selama dua tahun menanti acara semacam ini. Sejak empat tahun sebelumnya, kami bersama teman-taman berkeinginan ada silaturohmi bersama Bupati, baru keturutan di Bupati yang baru ini," imbuh Lucky. 

Dalam sambutannya, Bupati Lumajang yang akrab dengan sapaan Cak Toriq berkata, pihaknya menegaskan akan selalu hadir ditengah - tengah persoalan yang mendera, termasuk jika nanti ada yang berangkat ke Jakarta, dirinya akan andil memberikan pendampingan sebagai mana yang diinginkan. 

"Kami yakin, teman-teman di K2 inilah, yang setiap saat mengabdi kepada negara ini, menjadi guru mengabdi kepada sekolah, mengabdi kepada anak didik, mengabdi dengan ikhlas meskipun honornya Masya'allaah," ucap Bupati sembari diiringi tawa. 

"Ketika teman-teman meminta apa yang harus dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Lumajang, seketika itu ketika berdialog terkait harapan semua itu,  saya dan Bunda Indah tidak ada keraguan langsung keesok harinya, saya sebagai bupati berkirim surat kepada Presiden untuk meminta kebijakan. Ketika teman2 harus pergi ke Jakarta, saya bersama Bunda Indah harus juga ikut terlibat sebagai mana harapan teman-teman K2," tukas Bupati dalam sambutannya.

Reporter : Hermanto
Editor : Ananda Putri
ad
Berita Sebelumnya Pelatih Indonesia Masih Gunakan Cara Lama dalam Mendidik Atlet
Berita Selanjutnya Kepergok Curi Motor, Warga Kediri Dibekuk Polisi

Komentar Anda