UniqMag
ad

Satpol PP Tulungagung Turunkan Puluhan APK di Tempat Terlarang

berita terkini
Petugas saat melakukan pembersihan Alat Peraga Kampanye
ad

TULUNGAGUNG, (suarajatimpost.com) - Satpol PP Tulungagung kembali turunkan puluhan Alat Peraga Kampanye di beberapa titik. Terhitung sejak Rabu kemarin (05/11) atau dua hari mulai digiatkan penertiban APK, sudah ada 30 APK dengan berbagai jenis yang di amankan. 

Penyitaan yang dilakukan tersebut, sesuai dengan Perbup No. 49 tahun 2017 tentang pengadaan reklame. Tercatat ada sekitar 1200 an APK dari berbagai kecamatan di Tulungagung yang melanggar. 

Padahal, sesuai peraturan Bupati ada beberapa tempat yang memang di larang untuk memasang papan reklame terlepas dari soal perizinannya. Seperti di jembatan, di tempelkan di pohon, di tempelkan di tiang rambu lalu lintas dan lainnya. 

Kasi Informasi Publik Satpol PP Tulungagung, A. Nindya Putra menerangkan, penurunan APK yang di lakukan atas dasar rekomendasi Bawaslu Tulungagung. 

"Karena kan gini penegakan Perda di pemerintahan itu wilayah Satpol Pp makanya kami yang menurunkan, kalau dari Bawaslu langsung memerlukan proses yang agak panjang. Intinya kan sama, ingin menciptakan suasana yang kondusif di Tulungagung," terangnya.

Ada beberapa titik di kawasan kota yang telah dinetralkan dari penempelan APK di tempat terlarang. 

"Pokoknya ini akan terus berlanjut," terangnya. 

Terkait APK yang telah diturunkan, di simpan di kantor Satpol Pp dan dapat diambil oleh perwakilan Partai politik. 

"Nanti bisa di ambil, sebenarnya bisa saja Apk yang telah kita sita kita kirim ke kantor Bawaslu. Namun, pihaknya yakin masing-masing parpol tidak akan mengulangi lagi, kalaupun mengulangi apa tidak malu dan kalau sampai diberitakan bisa saja kredibilitasnya menurun," tukasnya.

Selain itu, dari hasil razia kamis (06/11) ada beberapa Banner non parpol yang juga di lepas. 

"Kemarin kan ada hujan angin, di beberapa titik ada papan yang patah itu juga kita bersihkan," imbuhnya.

Reporter : Latif Syaifudin
Editor : Ananda Putri
ad
Berita Sebelumnya Penyandang Disabilitas di Kabupaten Blitar Terima Rp 300 Ribu Perbulan
Berita Selanjutnya Cemburu, Anak Punk Asal Malang Diringkus Polsek Purwodadi Pasuruan

Komentar Anda