UniqMag
ad

Lagi, Bayi Di Jember Hidup Tanpa Anus

berita terkini
Zidane Fahrozi  Bayi berusia 6 bulan, asal dusun Sadengan Desa Rowotengah kecamatan Sumberbaru.
ad

JEMBER, (suarajatimpost-com)- Mohammad Zidane Fahrozi  Bayi berusia 6 bulan, asal dusun Sadengan Desa Rowotengah kecamatan Sumberbaru, hidup tanpa anus dengan kondisi sulit buang air besar.

Keluarga kini sedang berupaya mencari biaya untuk operasi. Zidane lahir dari keluarga miskin, ayahnya hanya seorang buruh tani sedang ibunya hanya tinggal dirumah.

"Kami tidak punya banyak uang untuk operasi anak kedua kami sehingga kami butuh bantuan," tutur Anita Serawak ibu Zidane Selasa, (20/09).

Anita mengaku suaminya telah berupaya mencari biaya untuk operasi anaknya dengan bekerja sebagai buruh tani. Namun, upah yang didapat belum cukup untuk biaya operasi anaknya.

"Dana yang dibutuhkan untuk operasi sangat besar, kami tidak memiliki uang yang cukup," tuturnya. 

Menurutnya, Zidane diketahui tak memiliki lubang anus setelah dilahirkan di RS Jatiroto enam bulan yang lalu. Dokter di RS Jatiroto sudah membuat lubang buatan sementara di bagian perut agar Zidane bisa buang air besar. 

"Menurut dokter di RS Jatiroto, anak kami bisa dioperasi jika sudah berusia lima bulan, sekarang anak kami sudah enam bulan, kami membutuhkan biaya operasi untuk membuat lubang anus. Kami berharap ada donatur membantu operasi anak kami tercinta,” harapnya. 

Sementara itu Muhtar dusun Congapan desa Karangbayat Kecamatan Sumberbaru, bayi 4 bulan bernasib sama seperti Zidane. Khomsiah ibunda mengatakan buah hatinya sejak lahir 4 bulan lalu tidak memiliki anus.

"Berat badan saat lahir 2.6 kg, anak ketiga saya lahir tanpa anus saat itu pula oleh dokter di operasi diperut agar dapat buang air besar sementara," tuturnya.

Khomsiah kini menunggu waktu operasi untuk buah hatinya, dokter mengatakan Muhtar akan dioperasi saat umur 6 bulan tetapi saat ini kondisi muhtar semakin lemah.

"Sebulan terahir paru parunya terinveksi hingga kini berat badannya terus menurun," katanya.

Khomsiah berharap dengan biaya BPJS dapat meringankan beban yang diderita keluarganya, "harapannya buah hati saya bisa normal dan sehat kemabali," tutupnya.

Reporter : Agus Gunawan
Editor : Hairul Arifin
ad
Berita Sebelumnya Begini Sejarah Penamaan Air Terjun 'Damar Wulan' Jember
Berita Selanjutnya Bekas Makam Pahlawan Letnan Nidin Di Situbondo 20 Tahun Tak Dikunjungi

Komentar Anda