UniqMag
spece

Perempuan Asal Kediri Diringkus Polres Pasuruan

berita terkini
Pelaku saat tunjukkan barang bukti
Berita 1

PASURUAN, (suarajatimpost.com) - Seorang pekerja seks komersial (PSK) yang diduga tidak memiliki mami atau mandiri, Rabu (16/01/2019) diringkus Satresnarkoba Polres Pasuruan di dalam kamar kosnya.

Seorang perempuan yang berhasil diringkus petugas diketahui bernama Novida Anggraini (20), warga Dusun Sambiroto, Rt.20 Rw.03, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Dirinya diringkus oleh petugas lantaran adanya laporan dari warga yang sudah mengetahui kelakuannya dan diduga menjadi perantara dalam jual beli barang haram yang dikenal dengan Narkotika Golongan I jenis Sabu.

Petugas yang mendapati laporan adanya hal tersebut langsung bergerak cepat dengan mendatangi sebuah rumah kos yang termasuk di lingkungan Pesanggrahan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, sekitar pukul 19.00 wib.

Alhasil, petugas yang melakukan penggerebekan di salah satu kamar kos tersebut mendapatkan hasil yang memuaskan.

Dalam penggeledahan yang dilakukan, petugas berhasil mendapatkan sejumlah barang bukti berupa 1 (satu) kantong plastik kecil berisi diduga Narkotika Gol I jenis Sabu dengan berat kotor 0,24 gram, 1 (satu) butir tablet warna merah muda, 1 (satu) buah pipet kaca beserta sedotan, 1 (satu) buah korek api dan 2 (dua) buah Handphone.

“Seorang perempuan yang berhasil diringkus merupakan seorang pekerja seks komersial (PSK) yang diduga tanpa memiliki seorang mami dan ditangkap saat berada di dalam kamar kosnya,” terang AKP Nanang Sugiyono.

Petugas yang berhasil meringkus pelaku dan barang bukti langsung membawanya ke Mapolres Pasuruan guna penyelidikan lebih lanjut.

Pelaku yang tertangkap sudah melanggar hukum dan dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara.

Reporter : Sukron
Editor : Ananda Putri
Berita 2
Berita Sebelumnya Polres Situbondo Ciduk Sopir Diduga Simpan Narkoba
Berita Selanjutnya Plt Bupati Trenggalek Lantik 132 Kepala Desa

Komentar Anda