UniqMag
spece

Remas Payudara, ABG di Kediri Terpaksa Berurusan Dengan Polisi

berita terkini
Pelaku yang diamankan di kantor polisi
Berita 1

KEDIRI, (suarajatimpost.com) - RND (16) pemuda asal Kecamatan Plemahan Kediri harus berurusan dengan pihak berwajib. Pasalnya RND terbukti telah melakukan tindakan asusila dengan meremas payudara gadis sebut saja Melati

Kejadianya berawal saat, korban melintas di jalan Bangi, Desa Kayen Lor, Kecamatan Plemahan, Selasa (15/1). Saat itu korban melintas mengendarai sepeda motor, tak tahu datangnya dari mana, pelaku meremas payudara korban dari belakang.

Kapolsek Plemahan AKP Surono menbatakan bahwa pelaku RND setelah meremas payudara korban, kemudian mengendarai motor dengan kencang kearah selatan, Kamis (17/1).

"Korban saat itu juga langsung tancap gas mengejar pelaku yang mengarah ke area persawahan Desa Mojo Kerep, Kecamatan Plemahan," jelasnya.

Masih menurutnya begitu pelaku terkejar, kemudian korban Melati langsung memberhentikan RND. Pelaku kemudian meminta maaf kepada korban, tapi korban tidak terima dan membuang kunci motor yang dipakai pelaku.

"Pelaku juga sempat meminta maaf kepada korban, karena kesal dengan korban yang membuang kuncinya ke persawahan, RND kemudian memukul korban, yang mengakibatkan luka di bagian pelipis dan bibir atas," jelas AKP Surono.

AKP Surono juga menambahkan, setelah pelaku memukul korban kemudian korban membawa sepeda motornya dengan cara didorong. Saat itulah korban berteriak dan meminta tolong, akhirnya warga datang dan kemudian pelaku dibawa ke Mapolsek Plemahan.

"Pelaku melakukan hal tersebut karena kelainan, kita tidak melakukan penahan, karena masih dibawa umur, tapi proses tetap berlanjut. Pelaku dikenakan Pasal 289 tentang pencabulan dan 351 ayat 1 tentang penganiayaan. Kini kasusnya masih didalami oleh tim unit Reskrim Polsek Plemahan," pungkas AKP Surono.

 

Reporter : Romin
Editor : Ananda Putri
Berita 2
Berita Sebelumnya Polres Jombang Ungkap Peredaran Narkoba, 23 Orang Diamankan
Berita Selanjutnya Plt Bupati Trenggalek Lantik 132 Kepala Desa

Komentar Anda