UniqMag
spece

Viral Dimedsos, Amir Pejalan Kaki Dari Medan Banyuwangi Nginap di Jombang

berita terkini
Amirudin sat istirahat di Jombang di bantu seorang pelajar
Berita 1

JOMBANG, (suarajatimpost.com) - Amirudin (44) kini harus menghabiskan hari-harinya di jalanan. Pria asal Banyuwangi tersebut sudah menempuh ribuan kilometer dari Sumatera menuju Jawa. Ia bertekad memenuhi nazarnya berjalan kaki dari rumanya di Medan menuju ke Banyuwangi untuk menemui orang tuanya.

Panasnya terik matahari dan guyuran air hujan tak membuatnya berhenti berjalan menelusuri setapak demi setapak jalan untuk memenuhi janjinya. Juga berbagai rintangan yang ia temukan selama perjalanan, tak menyurutkan semangatnya untuk menemui ibunya.

Menurut ceritanya ada berbagai rintangan saat dijalan salah satunya di daerah Lampung, ia sempat diperas beberapa preman beruntung diselamatkan pihak kepolisian.

Sedangkan di perbatasan Nganjuk-Jombang, ia sempat ditolak untuk menginap di salah satu SPBU.

"Terutama kesusahannya itu mengenai preman di jalanan. Ya tiga kali menjumpai kekerasan di daerah bandar lampung. Mereka sempat meminta uang, ya saya kasih, tapi mereka melakukan kekerasan, namanya saya sendiri dan mereka banyak ya saya pasrah. Ya alhamdulilah datang polisi dari belakang untuk membantu saya" jelasnya, Jum'at (18/1/2019).

Masih cerita, Amir melakukan perjalanan dari Medan pada 22 Oktober 2018. Tiga bulan kemudian ia sudah sampai di Jombang, Jawa Timur.

Saat ditemui awak media selepas shalat jum'at di tempat ia istirahat, Amir mengaku bahwa nazar ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas kesembuham dari sakit lumpuh yang dideritanya selama tujuh bulan.

"Awalnya itu kan saya sakit selama tujuh bulan, setelah itu saya punya niat, jika sudah sembuh saya akan berjalan kaki dari sumatera utara ke jawa, untuk sekedar menengok orang tua saya," terang Amir.

Mengenai bantuan ada dari relawan yang selalu memantau aktivitasnya mulai dari masuk Propinsi Jawa Tengah, hingga kisahnya menjadi viral di media sosial, ia mengaku tidak mengetahui hal tersebut.

"Pertama ketemu itu di daerah Salatiga, saya difoto dari belakag tidak tahu, lalu ada empat pemuda yg memanggil saya, lalu ditanya mau kemana pak, saya jawab ke Jawa timur, Banyuwangi, lalu saya diberi sedikit uang, katanya untuk tambahan beli minum, lalu mereka minta foto sebagai kenang-kenangan katanya sih dari Pemuda Pancasila, Setelah itu banyak tim pemantau (relawan, red) datang" paparnya.

Dari salatiga sampai Jombang, Amir dikawal oleh tim relawan dari berbagai daerah yg dilewati untuk membantu mewujudkan nazarnya. Tak jarang juga banyak warga yg secara sukarela memberikan Amir bekal makanan dan minuman untuk perjalanan. Bahkan beberapa komunitas menyumbang Amir dengan uang yg mengaku hanya berbekal dua baju ganti dari Sumatera.

Saat ini Amir masih singgah di Kota Santri Jombang Karena cuaca yang kurang mendukung, Amir baru akan melanjutkan perjalannnya besok subuh. Untuk sekarang, ia sudah diberikan tempat istirahat oleh komunitas media sosial Jombang.

Reporter : Hariyanto
Editor : Ananda Putri
Berita 2
Berita Sebelumnya Jelang Pemilu Polres Trenggalek Gelar Apel Ranmor dan Senpi Dinas
Berita Selanjutnya Plt Bupati Trenggalek Lantik 132 Kepala Desa

Komentar Anda