UniqMag
spece

Tabloid Indonesia Barokah Beredar di Trenggalek, Bawaslu Mulai Sibuk

berita terkini
Koordinator Divisi Pencegahan Pelanggaran Bawaslu Trenggalek, Farid Wajdi menunjukkan Tabloid Indonesia Barokah
Berita 1

TRENGGALEK, (suarajatimpost.com) - Beredarnya Tabloid Indonesia Barokah di kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, membuat Bawaslu setempat sibuk.

Koordinator Divisi Pencegahan Pelanggaran Bawaslu Trenggalek, Farid Wajdi mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Polres, Kesbangpol, Kantor Pos, untuk mencegah tabloid tersebut beredar.

"Kita lakukan pencegahan, agar tidak meluas, karena kita lihat di konten yang ada, masuk data Bawaslu di Jawa Timur, yang mengarah kepada salah satu pasangan calon," terangnya, Jumat (25/1/2019).

Untuk sementara, tabloid tersebut masih disimpan di kantor pos setempat. Tabloid Indonesia Barokah itu terbungkus dengan amplop dan setiap amplop berisi tiga eksemplar.

"Jumlah tabloid Indonesia Barokah, yang sementara terpantau di Kabupaten Trenggalek, yang masih berada di kantor pos kota, ada sekitar 100 amplop, dengan rincian per amplop berisi 3 eksemplar," imbuhnya.

Sedangkan yang sudah terdistribusikan diantaranya satu ke Lapas Trenggalek, sedangkan yang berada di kecamatan kecamatan, menurut jajaran pengawas Kecamatan, tabloid tersebut, masih ada di kantor pos kecamatan.

Seperti di kecamatan Dongko, sudah terkirim 25 amplop, dan 52 amplop yang belum tersebar.

Sedangkan di kecamatan Tugu, ada 10 amplop yang tersebar,  yang belum terkirim ada 88 amplop.

"Untuk kecamatan lainya, kita masih menunggu, informasi dari jajaran Panwaslu Kecamatan," sambungnya.

Selanjutnya hasil koordinasi dengan Kepala Kantor Pos, dan Polres Trenggalek,  hasilnya tabloid tersebut, sudah tersebar di seluruh kantor pos Kecamatan.

Sasarannya di Masjid Masjid, Pondok Pesantren, kemudian di Balai Desa, dan Musholla. 

Lebih lanjut Farid masih menunggu arahan Bawaslu RI, sambil menunggu upaya pencegahan, pastikan dulu ini tidak tersebar luas, demi menjaga ketertiban, keamanan, kelancaran pemilu mendatang.

"Dari Bawaslu Kabupaten Kota, sudah ada yang menelusuri alamat redaksinya," ternyata fiktif.

 

Reporter : Tatang
Editor : Ananda Putri
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Hendak Curi Motor, Pria Asal Lumajang Diringkus Polisi

Komentar Anda