UniqMag
spece

PN Tulungagung Vonis Dukun Cabul 15 Tahun Penjara

berita terkini
Ilustrasi
Berita 1

TULUNGAGUNG, (suarajatimpost.com) - Jarni (49), tersangka pelaku pencabulan anak di bawah umur  yang di tangkap pihak kepolisian pertengahan september kemarin. Rabu (06/02/2019) kemarin, divonis Pengadilan Negeri Tulungagung dengan hukuman 15 tahun penjara. 

Diberitakan sebelumnya, Jarni yang merupakan Warga Desa Karangtalun Kecamatan Kalidawir harus berurusan dengan pihak penegak hukum usai melakukan persetubuhan kepada bunga (14) yang masih merupakan saudara tirinya, sampai hamil 7 bulan saat kasus tersebut mencuat. 

Dalam persidangan yang berlanngsung Rabu (06/02) kemarin di Pengadilan Negeri Tulungagung, dipimpin oleh Hakim Ketua Florence Katerina: Hakim Anggota I: Yuri Adriansyah, dan Hakim Anggota II: Sri Peni Yudawati. Memutus Terdakwa dengan hukuman kurungan lebih berat dari yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejari Tulungagung, dengan vonis 15 tahun penjara. 

Padahal, dari tuntutan awal Kejari hanya memberikan tuntutan hukuman kurungan selama 8 tahun penjara. 

Dalam hal ini, Humas Pengadilan Negeri Tulungagung Yuri Ardiansyah membeberkan, dalam persidangan ada beberapa hal yang dinilai dapat meringakan dan akan memberatkan terdakwa. Namun, dalam persidangan tersebut dewan hakim memang memberikan keputusan sesuai dengan fakta persidangan dan hasilnya terdakwa di vonis 15 tahun penjara.

“Hal-hal yang memberatkan Jarni, akibat dari perbuatannya terdakwa tidak dapat mengembalikan kehidupan korban, terdakwa mempengaruhi tumbuh kembang psikis korban serta merusak harkat martabat derajat korban,” jelasnya. 

Selain itu, ada beberapa poin yang dinilai lebih fatal yaitu menyebabkan korban hamil. 

“Keluguan korban juga hilang, korban hamil, terdakwa juga mempermainkan serta memanfaatkan korban yang belum matang berfikir untuk melakukan perbuatan tersebut, menimbulkan trauma psikis korban,” terangnya. 

Sementara itu, poin yang meringankan terdakwa yaitu keadaan terdakwa yang mengalami kebutaan.

Reporter : Latif Syaifudin
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Pedagang Kaki Lima di Sekitar Jembatan Ngujang Dua Marak, Satpol PP Tidak Miliki Kewenangan
Berita Selanjutnya Dwi Azwar Anas Terpilih Jadi Korpresnas BEM PTM se-Indonesia

Komentar Anda