UniqMag
spece

Wakapolda dan Kanit Gadungan Ditangkap Polisi Kediri

berita terkini
Petugas dan para pelaku tindak penipuan
Berita 1

KEDIRI, (suarajatimpost.com) - Mengaku sebagai Wakapolda dan Kanit di Mapolda Jawa Timur, dua orang di Kediri Digulung Unit Reskrim Polsek Gurah.

Keduanya ditangkap usai melakukan aksi penipuan dengan modus bisa meloloskan seseorang dalam seleksi penerimaan anggota Polri tanpa tes.

Dalam meyakinkan si korban, pelaku hanya berbekal borgol serta dokumen palsu berupa pengangkatan sebagai Anggota Polri, yang ditanda tangani oleh Kepala BHNRI, Kombes B. Dita Yudistira berkop Jakarta.

Tak tanggung-tanggung, Wakapolda gadungan Hariyanto als Hariyono (33) warga Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri dan Heri Purnomo (37), warga Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk ini meminta uang muka sebagai tanda jadi pada korbannya, Siti Mujiatun sebesar Rp. 100 juta.

Ketika itu, korban yang sangat mengharapkan anaknya Areif Zaro (20) menjadi seorang Polisi mengiyakan iming-iming pelaku, hanya saja si korban tak mampu membayar sesuai yang diminta oleh pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani dan tukang servis elektronik itu. Kemudian korban dan pelaku bernegosiasi.

"Dengan meminta Rp. 100 juta, karena korban tidak punya uang, akhirnya bernegoisasi,” terang Kapolsek Gurah AKP. Sulistyo Pujayanto, Rabu (20/2/2019)

Setelah bernegosiasi kemudian sipelaku menyebut angka Rp. 25 juta, namun karena korban tidak memiliki uang, akhirnya pelaku meminta berapapun yang dipunya korban untuk anaknya segera dilantik pada 31 Januari 2019 di Mabes Polri.

Namun, setelah menyetor uang sebesar Rp. 15 juta secara bertahap, serta mengumpulkan dokumen-dokumen administrasi seperti akta kelahiran dan ijazah asli, hingga hari yang dijanjikan pelaku tak kunjung menghubungi anak korban untuk dilantik sebagai Polisi. Bahkan pelaku masih meminta uang tambahan sebesar Rp. 3 juta, usai kasusnya dilaporkan ke Polisi.

“Pelaku kemudian masih meminta tambahan Rp. 3 juta, saat itu kita tangkap,” imbuhnya

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini kedua pelaku harus meringkuk, ditahanan Mapolsek Gurah, pelaku terancam dijerat pasal 378 KUHP tentang tindak pidana pencurian, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Reporter : Romin
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Begal di Tegal Randu Lumajang

Komentar Anda