UniqMag
spece

GESSIT Situbondo Blusukan Sejarah di Situs Majapahitan

berita terkini
Para peminat sejarah lokal berkerumun di bawah pohon randu yang menaungi batu andesit berornamen.
Berita 1

SITUBONDO, (suarajatimpost.com) - GESSIT (Generasi Sadar Sejarah Situbondo) menyasar 3 titik situs atau ODCB (Obyek Diduga Cagar Budaya) di Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo Sabtu (23/2/2019). Tiga titik ODCB tersebut  yaitu Situs Paras, Mata air purbakala dan Berdhi.

Di Situs Paras yang terletak di Desa Duwet terdapat sebuah batu andesit berornamen tertancap di bawah rimbunnya pohon Randu yang diperkirakan berusia  ratusan tahun.

Menurut Abdul Halek salah seorang pembina GESSIT, tempat tersebut dulunya dikeramatkan warga.

"Sekarang cenderung tak terawat. Dan kita ingin batu ini diteliti oleh yang berwenang karena ODCB. Selanjutnya dapat dilestarikan," ujar Halek.

Senada dengan Halek, Halil Budiarto pembina yang lain menyebutkan korelasi situs dengan eksistensi Kadipaten Patukangan masa Majapahit.

"Jadi ini layak kita lestarikan. Sebagai generasi muda kita tentunya dipanggil untuk mempelajari sejarahnya agar kita lebih mengenal jati diri kita," jelasnya.

Ulandari, Ketua GESSIT (Generasi Sadar Sejarah Situbondo) menyatakan bahwa
dengan blusukan sejarah, para generasi muda mendapat pembelajaran dan pengalaman baru yang tidak didapat di sekolah.

"Ini perlu dilanjutkan karena menurut Bung Karno, jasmerah, jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Situbondo punya sejarah yang lengkap. Jadi, kita sebagai warga Situbondo berkewajiban harus lebih tahu  dari orang lain tentang sejarah lokal," ucapnya.

Sementara itu, Kim La Capra dari SRC (Situbondo Residual Councourse) memaparkan perihal sejarah Patukangan di masa klasik. Selain itu dari LSM Wirabhumi juga memberikan materi pendokumentasian ODCB.

Kegiatan itu diikuti sebanyak 78 siswa dari sejumlah Sekolah Menengah Atas.
Para pembina dari aktivis cagar budaya serta pendidik turut mendampingi mereka.

 

Reporter : Irwan Rakhday
Editor : Ananda Putri
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Keluarga Besar Quds Royal Hotel Surabaya Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim

Komentar Anda