UniqMag
spece

Debit Air Kali Brantas Tinggi, Kerusakan di Plengsengan Jembatan Ngujang I Tulungagung Berpotensi Meluas

berita terkini
Kondisi plengsengan jambatan yang ambrol
Berita 1

TULUNGAGUNG (Suarajatimpost.com) - Seminggu pasca terkuak ke publik soal ambrolnya plengsengan di Jembatan Ngujang I yang menjadi penghubung utama Kabupaten Tulungagung ke Kabupaten Kediri, masih belum terlihat adanya perbaikan atau penanggulangan dini sebagai pencegahan supaya tidak semakin merembet. 

Terpantau hingga kini (12/03/2019) plengsengan disisi sebelah selatan sungai Brantas tepatnya di kolong jembatan selatan dan timur, atau dekat dengan makam China Ngujang, pondasi jembatan yang ambrol kerusakannya berpotensi terus meluas.

Hal itu, semakin diperparah dengan tingginya debit air sungai Brantas pada musim penghujan kali ini.

Salah satu warga sekitar, R (50 tahun) yang enggan disebutkan namanya dengan jelas mengatakan, ambrolnya pondasi ini sudah terjadi sejak awal bulan pebruari. Namun, proses kerusakan yang tercatat dalam kondisi gawat baru terjadi seminggu terakhir.

“Sudah lama hampir sebulan ini rusaknya. Sedikit-sedikit lalu ambrul tanggulnya ini,” ujar R, yang juga merupakan juru kunci di makam China Ngujang yang lokasinya berdekatan dengan jembatan.

R mengaku pasca adanya pantauan langsung dari pejabat Tulungagung sejak seminggu yang lalu, hingga kini masih belum ada perbaikan. 

“Harapannya segera ada perbaikan saja, karena ini juga akses utama warga sini. Kalau harus putar balik kan jauh,” tandasnya.

Padahal, lanjut R jembatan lain yang berdekatan dengan Jembatan Ngujang I berjarak sekitar 10 kilometer jika menuju jembatan Ngujang II.

“Jembatan lain kan jauh, Ngujang II dan Jembatan Jeli yang kemarin juga ambrol, bahkan sampai sekarang juga belum ada perbaikan permanen,” jelasnya.

Reporter : Latif Syaifudin
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Begal di Tegal Randu Lumajang

Komentar Anda