UniqMag
spece

Terdakwa Pembunuhan Terhadap Warga Jombang, Divonis Hakim 8 Tahun

berita terkini
Polisi saat berjaga sidang kasus pembunuhan di PN Jombang (Dok SJP)
Berita 1

JOMBANG,(suarajatimpost.com) - Sidang kasus pembunuhan warga Sidokampir, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terdakwa dijatuhi hukuman 8 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Jombang. Selasa (12/3/2019).

Terdakwa tidak lain panggilan Bongkrek dan  Mamad adalah Warga Curamalang, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang merupakan masih tetangga desa.

Menurut Praktisi Hukum termasuk anggota Peradi Kabupaten Jombang, Feny Elfia Ferawati, SH vonis 8 tahun penjara yang dijatuhkan terhadap terdakwa oleh Majelis Hakim sangat layak.

"Dengan memvonis 8 tahun saya kira itu mendekati kata layak, sebab tuntutan Jaksa 10 tahun penjara," paparnya.

Untuk masalah vonis tersebut jika akan melakukan banding dengan putusan tersebut kemungkinan kecil.

"Menurut infonya terdakwa untuk banding dengan putusan majelis hakim, katanya masih pikir pikir," terang Feny.

Namun bila terdakwa banding dirinya akan mendampingi keluarga korban.

"Kalau banding, ya mau tidak mau saya akan mendampingi keluarga korban untuk mendapatkan keadilan," ungkap Feny pada wartawan. 

Sekedar diketahui  bahwa pembunuhan tersebut dilakukan oleh warga Desa Curamalang Kecamatan Sumobito, sekitar bulan Oktober 2018, kala itu korban (Choir) bersama teman tamannya melintas di jalan Curamalang Sumobito saat itu sedang ada kegiatan pekerjaan pengecoran jalan.

Dimana tersangka bersama teman temannya saat itu sedang melakukan penjagaan guna mengatur lalu lintas, waktu korban bersama temannya ada yang memblayer (menggeber motor,red) pada akhirnya tersangka dan sebagian temannya tidak terima dan melempari dengan batu.

Selanjutnya tersangka bersama teman temannya melakukan penghadangan dengan membawa bongkahan kayu, alhasil bukan yang memblayer (menggeber motor,red) tadi yang di keroyok namun korban yang tidak tau apa apa malah jadi lampiasan tersangka, teman korban yang dibonceng berlari akan tetapi teman korban yang dibonceng tadi, tidak mengetahui kalau korban dipukuli dengan bongkahan kayu sampai meninggal dikiranya sama sama lari meninggalkan motor yang ditumpangi korban.

Mayat korban keesokan harinya ditemukan sebuah kebun tebu pinggir jalan tersangka sempat menjadi DPO pada akhirnya menyerahkan diri kepada Kepolisian.

Reporter : Hariyanto
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Begal di Tegal Randu Lumajang

Komentar Anda