UniqMag
ad

Angin Kencang, Ancam Sektor Pertanian di Tulungagung

berita terkini
Kondisi padi yang hendak dipanen alami roboh, di area persawahan masuk Desa Pulosari Kecamatan Ngunut
ad

TULUNGAGUNG (Suarajatimpost.com) - Cuaca buruk yang terjadi di Kabupaten Tulungagung, selain mengakibatkan bencana alam yang silih bergantian terjadi. Namun, juga menebar ancaman buruk di sektor pertanian. 

Bencana alam angin kencang yang silih bergantian terjadi, hingga terjadinya banjir bandang di sejumlah wilayah, yang bahkan juga merendam sejumlah lahan pertanian di beberapa Desa di Kabupaten Tulungagung. 

Kini, di pertengahan maret ini, potensi bencana alam tersebut yaitu khususnya adanya angin kencang masih mengancam di sektor pertanian bagi perkembangan tanaman padi, karena dikawatirkan dapat membuat tanaman padi roboh semakin meluas. 

Dari pantauan di lapangan (rabu, 13/03/2019), sejumlah titik persawahan dengan tanaman padi di sejumlah wilayah yang mendekati masa berbuah hingga mendekati masa panen, mengalami roboh akibat diterjang angin kencang.

Mujono (60), salah satu petani asal Desa Pulosari Kecamatan Ngunut, saat dijumpai di area persawahannya yang berada di Desa Pulosari, ia menunjukan sebagian lahan persawahan miliknya yang hendak di panen roboh akibat angin kencang yang terjadi minggu (10/03) sore.

"Kalau roboh itu bisa dipanen, hanya saja lebih sulit dan memerlukan waktu yang lebih juga," jelasnya. 

Dibeberapa petak persawahan lainnya yang masih berusia matang dengan kondisi hampir berbuah pun juga mengalami hal yang sama.

"Beberapa tempat juga gini, ini ancaman angin kencang," paparnya. 

Imbuh Mujono, meski tidak potensi angin kencang tidak sampai memgakibatkan gagal panen, namun sedikit banyak akan mengurani jumlah butir yang masuk ketegori baik. 

"Kalau sudah mau panen, aman-aman saja. Tapi kalau masih dalam proses separuh hamil istilah pada manusianya ya akan sangat mengganggu sekali," tukasnya. 

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan konfirmasi dari Dinas Pertanian Tulungagung. Terkait, berapa luas area persawahan yang rusak akibat diterjang angin kencang.

Reporter : Latif Syaifudin
Editor : Krisdiantoro
ad
Berita Sebelumnya Duet 'Penggede' Yang Warnai TMMD di Jurangjero 
Berita Selanjutnya Diterjang Lahar Dingin, Satu Truck Angkutan Pasir di Lumajang Terjebak Berjam - Jam​

Komentar Anda