UniqMag
ad

Curi Truk Fuso, Warga Mojokerto Digelandang Polsek Gempol

berita terkini
Pelaku saat dirangkul petugas Polsek Gempol
ad

PASURUAN (suarajatimpost.com) - Unit Reskrim Polsek Gempol telah berhasil mengamankan dan menangkap pelaku pencurian terhadap 1 unit Truk Mitsubishi Fuso tangki bernopol L-9739-UR, bermuatan semen curah sebanyak 38,60 Ton semen Gresik.

Selasa (12/03/2019), sekitar pukul 15.30 wib, Unit Reskrim Polsek Gempol telah berhasil mengembangkan kasus pencurian dengan satu orang yang sudah diamankan yakni bernama Choirul Huda.

Alhasil usai mendapatkan keterangan dari Choirul Huda (pelaku yang sudah tertangkap), petugas dapat melakukan penangkapan terhadap Sucipto (51), warga Dusun Timbulrejo, Rt.04 Rw.13, Kelurahan Purwojati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Sucipto diringkus petugas tepat di jalan masuk akses Perusahaan PT. WIKA BETON, yang termasuk Desa Winong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Kejadian bermula pada hari Jum'at (01-03-2019), sekira pukul 23.00 wib, korban (sopir) yang bernama Masrukhan (35), memarkir truk mitsubishi fuso tangki yang bermuatan semen curah sebanyak 38,60 ton di jalan masuk akses perusahaan PT.Wika Beton untuk mengirim semen curah.

Karena tidak bisa bongkar muatan dan menunggu antrian, sopir memarkir truk tersebut dan ditinggal pulang ke rumahnya dalam keadaan tidak ada yang menjaga armada tersebut.

Selanjutnya pada hari Senin (04-03-2019), teman sesama sopir memberitahu kalau truk tersebut sudah tidak ada di tempat memarkir dan bertanya apakah muatan semen curah sudah di bongkar di lokasi.

Korban mengatakan ke teman sesama sopir bahwa semen tersebut belum sempat dibongkar dan kemudian korban mengecek ke tempat parkir.

Alhasil korban melihat truk tangkinya sudah tidak ada dilokasi dirinya memarkir truk.

Korban yang kaget dan bingung langsung berusaha menghubungi kantornya dan selanjutnya korban dengan pengurus armada truk tersebut datang ke polsek Gempol untuk melaporkan kejadian tersebut.

“Akibat dari pencurian mobil tangki bermuatan semen curah sebanyak 38,60 ton tersebut, ditaksir kerugian sekitar Rp.350.000.000-, ( tiga ratus lima puluh juta rupiah,” terang Iptu Agus Purnomo, Kanit Reskrim Polsek Gempol.

Dari hasil serangkaian penyelidikan, akhirnya pelaku dapat diamankan, pelaku mengakui melakukan pencurian dengan pemberatan dengan Choirul Huda (tertangkap) dan AR (DPO).

Tersangka Sucipto mendapat mendapat bagian Rp. 6.000.000,- (enam juta Rupiah) dan tersangka Choirul Huda Mendapat Bagian Rp.7.500.000,-( tujuh juta lima ratus rupiah ) dan baru menerima uang Rp 2.500.000 dari pelaku AR (DPO).

Dari uang hasil pencurian semen curah tersebut dipakai untuk berfoya-foya dan main judi sabung ayam.
Atas kejadian tersebut, kedua tersangka harus mempertanggung jawabkan aksinya dengan dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.

Reporter : Sukron
Editor : Krisdiantoro
ad
Berita Sebelumnya Sempat Viral, SMK Yadika Bangil Melarang Siswanya Membawa HP
Berita Selanjutnya Diterjang Lahar Dingin, Satu Truck Angkutan Pasir di Lumajang Terjebak Berjam - Jam​

Komentar Anda