UniqMag
Diknas Jombang

Gendam Warga Trenggalek, Pria Asal Rembang Jateng Diringkus Polisi

berita terkini
Kapolres Trenggalek AKBP Didit BWS saat konferensi pers dengan awak media
Berita 1

TRENGGALEK, (suarajatimpost.com) - Bayu Uun Alias Habib Bayu Uun, Alias Alex Bin Kaelan (50) warga Desa Sambong, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah dan Febri maya Ariani Binti Arie Boedihardjo (46) tahun, warga jalan Dahlia No.1 Kelurahan/Kecamatan Sooko, Kota Mojokerto, yang merupakan suami-istri harus merasakan dinginnya sel Mapolres Trenggalek.

Pasalnya, keduanya melakukan penipuan dan penggelapan di Desa Margo Mulyo, Kecamatan Watulimo, kabupaten Trenggalek.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit BWS mengatakan bahwa pada Jum'at tanggal  8 Maret 2019, sekitar pukul 12.30 WIB keduanya datang ke rumah korban JAP (22) warga Dusun Margo, RT 12 RW 01, Desa Margomulyo, Kabupaten Trenggalek.

Setelah saling ngobrol pelaku mengaku bernama ALex. Selanjutnya istrinya Febri Maya Ariani, menawarkan bisa mencarikan pekerjaan sebagai supervisor di PT. Gudang Garam Tbk. Kediri.

"Bahkan pelaku berpura-pura menghubungi HP seseorang, yang diakui sebagai bosnya. Bukan bisa menjanjikan pekerjaan, pelaku juga mengatakan bisa menggandakan uang, sehingga korban menjadi percaya," terangnya.

Lalu pada hari Jum'at tanggal 8 Maret 2019, sekitar pukul 12.30 WIB, pelaku kembali datang ke rumah meminta korban, untuk menyerahkan uang yang akan digandakan senilai Rp.15.000.000.

"Setelah uang diserahkan kepada pelaku, dan dimasukkan ke dalam kantong plastik warna hitam, tanpa sepengetahuan korban, uang tersebut oleh pelaku diganti dengan songkok/peci yang posisinya dilipat, sehingga dilihat dari luar masih seperti uang tunai," imbuhnya.

Kemudian pelaku menyerahkan bungkusan tersebut kepada korban, dan dilarang dibuka menunggu sampai pelaku datang lagi, pada tanggal 12 Maret 2019.

"Setelah ditunggu tunggu, ternyata kedua pelaku tidak kembali lagi ke rumah korban, dan setelah kantong plastik dibuka, uang yang sebelumnya dimasukkan telah berganti dengan songkok warna hitam, merek Atlas," sambungnya.

Merasa ditipu korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Watulimo. Kemudian berdasarkan laporan polisi tersebut, dilakukan serangkaian penyelidikan, dan pelaku berhasil ditangkap pada hari Jum'at tanggal 15 Maret 2019, sekitar pukul 01.15 WIB di rumah kontrakannya jalan Raya Pilang Kenceng, Kabupaten Madiun

Menurut kertrangan Kapolres Trenggalek Tafsir Kerugian mencapai kurang lebih Rp 15.000.000, dan barang bukti yang disita dari pelaku Febri Maya Ariani uang tunai sisa hasil kejahatan  Rp. 2.400.000.

"Dari tersangka Habib Bayu Uun Alias Alek berupa, kami mengamankan satu bendel surat lamaran kerja An. JAP, dan sebuah mobil Toyota Avanza tahun 2017 warna hitam No.Pol S 1918 RI, Dari korban JAP tas plastik warna hitam dan peci warna hitam merek Atlas," ucapnya.

Kapolres AKBP Didit BWS menambahkan, dari hasil pengembangan, kedua pelaku juga melakukan kejahatan tipu gelap di wilayah  Rembang Jawa Tengah, dan Kabupaten Lamongan.

"Dengan modus bisa memasukkan korban bekerja di PT. Gudang garam Tbk Kediri, tafsir kerugian korban sekitar Rp 150.000.000," jelasnya.

Tersangka Habib Bayu Uun Alias Alex tahun 2014 juga pernah  dihukum perkara Curat di wilayah Kabupaten Rembang Jateng.

  Modus Operandi Pelaku dengan rangkaian kata kata bohong, membujuk korban, sehingga menuruti dan  melakukan permintaan pelaku, untuk menyerahkan sejumlah uang kepada pelaku, yang mana dalam tenggang waktu yang di janjikan, uang tersebut akan bertambah banyak.

"Dengan kasus tersebut pelaku dikenakan pasal 378, dan atau 372 KUHP tentang, penipuan dan atau penggelapan (modus gendam) yang diancam dengan pidana maksimal empat tahun penjara," pungkasnya.

Reporter : Tatang
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Dinas PMD Probolinggo Gelar Sosialisasi APBDes 2019

Komentar Anda